Sabtu, 9 Mei 2026

Gerhana Bulan Total

Sore Ini! Jadwal Blood Moon Ramadan 3 Maret 2026: Puncak 18.34 WIB & Panduan Salat Gerhana

Sore Ini! Blood Moon Ramadan 3 Maret 2026 hiasi langit Indonesia. Cek jadwal puncak 18.34 WIB, lokasi terbaik, dan panduan lengkap Salat Khusuf!

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir

Ringkasan Berita:
  • Langit Merah: Fenomena langka Blood Moon hiasi langit Ramadan sore ini di Indonesia.
  • Waktu Krusial: Puncak gerhana terjadi pukul 18.34 WIB, aman dilihat mata telanjang.
  • Ibadah Sunah: Simak tata cara dan niat Salat Khusuf sesuai anjuran Kemenag. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Fenomena alam langka akan menghiasi langit Indonesia pada Selasa sore ini, 3 Maret 2026. Gerhana Bulan Total yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 H akan menyajikan pemandangan dramatis berupa Blood Moon atau Bulan Merah Darah yang dapat disaksikan secara luas.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa seluruh wilayah Indonesia memiliki kesempatan untuk mengamati puncak fenomena ini, mulai dari fase awal hingga berakhirnya gerhana.

"Jika kondisi langit cerah, masyarakat dapat melihat Bulan berubah warna menjadi merah saat puncak gerhana terjadi," ungkap Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, dalam keterangan resminya.

Jadwal Fase Gerhana di Indonesia

Berdasarkan data BMKG, Gerhana Bulan Total sore ini akan berlangsung dengan durasi totalitas selama 59 menit 27 detik.

Berikut adalah jadwal penting yang perlu Anda catat agar tidak ketinggalan momen puncaknya:

  • Gerhana Sebagian mulai: 16.50 WIB / 17.50 WITA / 18.50 WIT
  • Gerhana Total mulai: 18.04 WIB / 19.04 WITA / 20.04 WIT
  • PUNCAK GERHANA: 18.34 WIB / 19.34 WITA / 20.34 WIT
  • Gerhana Total berakhir: 19.02 WIB / 20.02 WITA / 21.02 WIT
  • Gerhana Sebagian berakhir: 20.17 WIB / 21.17 WITA / 22.17 WIT

Panduan Ibadah: Niat dan Tata Cara Salat Gerhana

Bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 h, Kemenag menganjurkan umat Muslim untuk melaksanakan Salat Khusuf (Salat Gerhana Bulan) sebagai bentuk syukur atas kebesaran Allah SWT.

Salat ini hukumnya adalah sunah muakkadah (sangat dianjurkan).

Niat Salat Gerhana Bulan:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى (Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ)

Artinya:

"Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT."

Tata Cara Ringkas:

Berbeda dengan salat sunah biasa, Salat Gerhana dilakukan dengan dua kali rukuk dalam satu rakaat.

  • Niat dan Takbiratul Ihram.
  • Membaca Al-Fatihah dan surat pendek secara lantang (jahr).
  • Rukuk pertama, lalu bangkit (I'tidal).
  • Membaca Al-Fatihah lagi dan surat pendek.
  • Rukuk kedua, lalu I'tidal kembali.
  • Sujud dan lanjutkan rakaat kedua dengan pola yang sama.

Baca juga: 4 Fenomena Astronomi Februari 2026, Ada Gerhana Matahari Cincin, Catat Tanggalnya

Tips Observasi: Aman Tanpa Alat Khusus

Pakar astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, menegaskan bahwa fenomena ini sepenuhnya aman dilihat dengan mata telanjang, tanpa perlu filter atau kacamata khusus seperti pada gerhana matahari.

"Masyarakat diimbau untuk mencari lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan langit yang cerah ke arah terbitnya bulan (timur)," tambah pihak BMKG.

Bagi wilayah Barat Indonesia, gerhana akan terlihat sesaat setelah Bulan terbit dalam kondisi sudah memasuki fase totalitas atau menuju puncak.

Pastikan Anda sudah bersiap sebelum waktu buka puasa untuk menyaksikan keajaiban langit Blood Moon Ramadan ini.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved