4 Fenomena Astronomi Februari 2026, Ada Gerhana Matahari Cincin, Catat Tanggalnya
Langit Februari 2026 menghadirkan rangkaian peristiwa astronomi yang jarang terjadi dalam satu bulan, salah satunya ada fenomena Gerhana Matahari.
Ringkasan Berita:
- Februari 2026 menghadirkan berbagai fenomena langit menarik, mulai dari Bulan Purnama Snow Moon hingga hujan meteor Alpha Centaurid.
- Gerhana matahari cincin pada 17 Februari menampilkan 'cincin api' yang hanya terlihat di jalur tertentu di Antartika dan Samudra Selatan.
- Selain itu, Komet C/2024 E1 (Wierzchos) mencapai titik terdekat dengan Bumi pada pertengahan Februari.
TRIBUNNEWS.COM - Langit Februari 2026 menghadirkan rangkaian peristiwa astronomi yang jarang terjadi dalam satu bulan.
Bagi para pencinta langit malam, bulan ini menjadi momen istimewa untuk melihat fenomena astronomi yang menghiasi langit.
Dari cahaya lembut Bulan Purnama Snow Moon yang menandai puncak musim dingin di belahan Bumi utara, hujan meteor yang melintas cepat di langit tenggara, hingga gerhana matahari cincin yang membentuk fenomena 'cincin api' yang menakjubkan, Februari 2026 benar-benar menawarkan pengalaman kosmik yang lengkap.
Tak hanya itu, kehadiran komet C/2024 E1 (Wierzchos) yang melintas dekat Bumi turut menambah daftar peristiwa langit yang dinantikan.
Fenomena-fenomena ini bukan sekadar tontonan indah, tetapi juga pengingat akan keteraturan orbit, siklus alam, dan hubungan kompleks antara Matahari, Bulan, serta benda-benda langit lainnya.
Dengan waktu pengamatan yang tersebar sepanjang bulan, Februari 2026 menjadi kesempatan emas bagi masyarakat umum maupun pengamat astronomi untuk menyaksikan langsung keajaiban langit dengan mengetahui kapan dan ke mana harus melihat.
Daftar Fenomena Astronomi Februari 2026
1. Bulan Purnama Snow Moon (1 Februari 2026)
Bulan Purnama Februari dikenal dengan sebutan Snow Moon.
Nama ini berasal dari kondisi musim dingin dan curah salju tinggi yang terjadi di Amerika Utara pada bulan Februari, dikutip dari https://starwalk.space/.
Selain Snow Moon, bulan purnama ini juga kerap disebut Storm Moon atau Hunger Moon.
Baca juga: Kunci Jawaban dan Contoh Soal OSN Tingkat Kabupaten/Kota SMA 2025 Mata Pelajaran Astronomi
Pada tahun 2026, Bulan Purnama Snow Moon mencapai puncaknya pada Minggu, 1 Februari 2026 pukul 22:09 UTC/GMT (Coordinated Universal Time / Greenwich Mean Time), atau:
- 17:09 ET (Eastern Time)
- 16:09 CT (Central Time)
- 15:09 MT (Mountain Time)
- 14:09 PT (Pacific Time)
Bulan akan berada di konstelasi Cancer, dekat dengan Gugusan Bintang Sarang Lebah (M44) yang terkenal. Sementara dalam astrologi, bulan Purnama ini sering dikaitkan dengan konstelasi Leo.
Saat bulan Purnama, bulan berada tepat berlawanan dengan matahari di langit.
Akibatnya, bulan biasanya terbit saat Matahari terbenam dan tenggelam saat matahari terbit.
Meski demikian, waktu terbit dan terbenam bulan bisa sedikit berbeda antarwilayah, bahkan pada kota-kota yang berdekatan.
2. Puncak Hujan Meteor Alpha Centaurid (8 Februari 2026)
Fenomena berikutnya adalah hujan meteor Alpha Centaurid, yang mencapai puncaknya pada 8 Februari 2026.