Selasa, 2 Juni 2026

Berita Viral

Ceramah Eks Mentan SYL di Lapas Sukamiskin Viral, Berikut Isi Lengkapnya

Ceramah mantan mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Lapas Sukamiskin Bandung viral, singgung pengkhianatan hingga masuk pesantren.

Tayang:
Tribunnews.com/Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti/HO/IST/Tribun-timur.com/DOK PRIBADI VIA SCREENSHOT VIDEO VIRAL
SYL CERAMAH - Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Mantan Menteri Pertanian sekaligus mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ceramah di masjid Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Dalam ceramahnya, mantan Bupati Gowa itu "mengklarifikasi" kasus menjeratnya. 

Awalnya, dia divonis 10 tahun penjara.

Namun, diperberat menjadi 12 tahun di tingkat banding atau sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hukuman dendanya juga dinaikkan dari semula Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan menjadi Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Pada Mei 2025, dia mulai ditahan di Lapas Sukamiskin.

Dia mengistilahkan penjara sebagai "pesantren".

Mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, dengan denda Rp 300 juta, serta uang pengganti Rp 14 miliar dan USD 30 ribu oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2024).
Mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, dengan denda Rp 300 juta, serta uang pengganti Rp 14 miliar dan USD 30 ribu oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2024). (Tribunnews.com)

 

Lengkap Isi Ceramah SYL di Lapas Sukamiskin

Selengkapnya, berikut transkrip ceramah Syahrul di "pesantren" Lapas Klas I Sukamiskin:

"Membuat gerakan itu benar-benar mencapai sasaran. Tidak boleh ada pemborosan dalam pembiayaan.

Pemimpin itu, makanya, kalau agak pelit sedikit tidak apa-apa. Karena dia akan terus bertanya, 'Betulkah ini harganya segini?'

Kalau ada pemimpin yang berkata, 'Ah sudahlah, tidak apa-apa boros-boros saja,' itu bukan pemimpin yang baik.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu mengefisienkan gerakan, mengefektifkan gerakan, dan menghindari kebocoran, bahkan menghindari penyelewengan.

Sekali lagi, saya masuk di sini bukan karena penyelewengan. Bukan. InsyaAllah. Saya janjikan dunia akhirat di masjid ini.

Saya berkontribusi kepada negara Rp2.400 triliun. Dalam setiap tahun, yang saya ambil hanya Rp44 miliar, itu pun untuk perjalanan ke luar negeri dan lain-lain.

Ini supaya jelas. Bukan saya mau membela diri di sini. Tidak ada gunanya membela diri. Yang ada adalah menikmati hidayah Allah.

Salah satunya, kalian ada di pesantren ini. Itu sudah betul. Daripada yang tidur di sana, kalian sudah betul. Dan ini tidak boleh kalian sia-siakan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved