Berita Viral
Ceramah Eks Mentan SYL di Lapas Sukamiskin Viral, Berikut Isi Lengkapnya
Ceramah mantan mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Lapas Sukamiskin Bandung viral, singgung pengkhianatan hingga masuk pesantren.
Karena pekerjaan kalian nanti setelah keluar dari sini luar biasa.
Baca juga: KPK Periksa Ajudan SYL dan Tersangka Korupsi Karantina Pertanian dalam Kasus TPPU
Makanya waktu saya dipanggil, saya bilang: oke, kalau untuk pesantren, saya siap. Semua ilmu yang saya miliki, insyaAllah akan saya bagikan. Dan saya sampaikan apa adanya.
Salah satu tugas pemimpin adalah mengharmonisasi anak buah, membuat anak buah mesra satu dengan yang lain.
Tidak boleh kita menjadi pemimpin yang membuat mereka saling berbenturan.
You’re not a leader kalau kamu membangun polarisasi. Kamu bukan pemimpin kalau mengatakan, 'Oh kamu suku Makassar di sini, kamu suku Bugis di sana.'
Tidak boleh.
Kita pemimpin. Kita bapaknya. Kita harus membuat harmonisasi satu dengan yang lain. Harmonisasi itu membuat semua menjadi bersama dan mesra.
Tugas berikutnya, pemimpin harus memperhatikan kesejahteraan anak buah.
Tidak boleh kamu menyuruh orang pergi ke sana, pergi ke pasar, tetapi tidak diberi ongkos. Itu bukan pemimpin.
Kesejahteraan anak buah, termasuk gaji mereka, harus diperhatikan oleh pemimpin.
Jadi salah kalau ada pemimpin yang suka memalak ke bawah.
Dalam konsep kepemimpinan orang Bugis, justru raja yang memberi uang kepada rakyatnya, bukan sebaliknya.
Bukan rakyat yang memberi uang kepada pemerintah.
Saya masih ada materi, tetapi saya kira waktunya sudah cukup. Kalau Pak Tommy masih membutuhkan, masih ada tiga lembar lagi.
Baik, saya sampaikan yang terakhir saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kolase-syl-ceramah-2.jpg)