Selasa, 14 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Rabu 11 Maret Komisi VI DPR Panggil Dirut Pertamina, Bahas Mitigasi Risiko Konflik Timur Tengah

Komisi VI DPR RI menjadwalkan pemanggilan terhadap Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Rabu.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
Nitis Hawaroh/Tribunnews.com
MITIGASI DAMPAK RISIKO GEOPOLITIK - Komisi VI DPR RI menjadwalkan pemanggilan terhadap Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Rabu (11/3/2026). Rapat ini diagendakan secara khusus untuk membahas strategi mitigasi dampak risiko geopolitik di Timur Tengah terhadap ketahanan energi nasional. 

"Saya rasa ini akan menjadi momentum bagus bagi kita untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT). Kita harus terus mendorong dan menggerakkan energi terbarukan supaya kita tidak terlalu tergantung pada energi fosil," ucap Firnando.

Sebagai langkah jangka pendek dalam menstabilkan harga, ia juga menyarankan pemerintah untuk mengkaji kebijakan pembatasan impor terukur, berkaca pada strategi negara tetangga.

"Mungkin salah satu yang bisa kita lakukan seperti yang Vietnam lakukan kemarin, yakni pembatasan impornya tidak dibuka secara bebas, sehingga harga (domestik) bisa stabil," imbuhnya.

Sebagai informasi, krisis di Selat Hormuz telah memicu gejolak pasar energi global. 

Pada perdagangan Senin (9/3/2026), harga minyak mentah Brent melesat 23 persen menjadi 114,36 dollar AS per barel. 

Ini merupakan lonjakan harian terbesar sejak setidaknya tahun 1988. 

Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat (AS) juga ikut melonjak 27 persen ke level 115,11 dollar AS per barel.

Lonjakan ekstrem ini terjadi setelah pada pekan sebelumnya Brent sudah mencatatkan kenaikan sekitar 28 persen.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved