Selasa, 2 Juni 2026

Profil dan Sosok

Belum Ada Sebulan, 2 Bupati Kena OTT KPK, Ini Sosok Mereka yang Baru Setahun Menjabat

KPK melakukan OTT terhadap dua bupati pada bulan Maret 2026. Mereka adalah Bupati Pekalongan dan Bupati Rejang Lebong. Ini sosok mereka.

Tayang:
Penulis: Sri Juliati
Editor: Suci BangunDS

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan (OTT), Senin (9/3/2026).

Penangkapan Muhammad Fikri Thobari ini pun menambah daftar panjang kepala daerah di era Presiden Prabowo Subianto yang terjaring OTT KPK.

Bahkan terciduknya Muhammad Fikri Thobari hanya berselang seminggu setelah penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq oleh KPK.

Diketahui, Fadia ditangkap oleh KPK dalam operasi serupa di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026) dini hari.

Dengan demikian, belum ada sebulan, dua kepala daerah di Indonesia sudah dicokok oleh lembaga antirasuah tersebut.

Ironisnya, keduanya ditangkap saat baru satu tahun menjabat sebagai bupati sejak dilantik di Jakarta pada 20 Februari 2025.

Lantas, seperti apa sosok Bupati Pekalongan dan Bupati Rejang Lebong dan kasus apa yang menjeratnya? Simak penjelasan di bawah ini:

Sosok Fadia Arafiq

OTT KPK - Bupati Pekalongan?Fadia Arafiq mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan pasca terjaring operasj tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). KPK resmi menahan Bupati Pekalongan?Fadia Arafiq terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan Tahun Anggaran 2023-2026. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
OTT KPK - Bupati Pekalongan?Fadia Arafiq mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan pasca terjaring operasj tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). KPK resmi menahan Bupati Pekalongan?Fadia Arafiq terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan Tahun Anggaran 2023-2026. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Fadia Arafiq adalah Bupati Pekalongan yang sedianya akan menjabat sebagai kepala daerah dua periode atau hingga tahun 2030.

Namun, ia malah terjerat kasus korupsi.

Sebelumnya, ia sudah memimpin kabupaten yang terkenal dengan industri batik itu sejak tahun 2021.

Bahkan jauh sebelumnya, Fadia Arafiq yang merupakan mantan penyanyi dangdut ini pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016.

Baca juga: Adu Harta Kekayaan Fadia Arafiq dan Muhammad Fikri Thobari, Dua Bupati yang Terjaring OTT KPK

Kemudian pada Pilkada 2021, Fadia Arafiq yang menggandeng Riswadi berhasil meraih suara terbanyak. 

Hal ini pun berlanjut di Pilkada 2024 di mana pasangan petahana ini kembali meraih kemenangan serta menduduki jabatan sebagai orang nomor satu dan dua di Kabupaten Pekalongan.

Mereka pun dilantik di Jakarta oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025.

Baru saja genap satu tahun mengemban jabatan di periode keduanya, Fadia Arafiq tersandung kasus korupsi dan ditangkap KPK.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved