Kamis, 4 Juni 2026

Profil dan Sosok

Profil Hernawan Bekti Sasongko, Calon Dewan Komisioner OJK yang Pernah Berkarir di BI New York

Berikut profil Hernawan Bekti Sasongko, Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang menjadi kandidat anggota dewan komisioner OJK.

Tayang:
Penulis: Falza Fuadina
Editor: Sri Juliati
ptkbi.com
PROFIL HERNAWAN SASONGKO - Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Hernawan Bekti Sasongko. Hernawan menjadi salah satu kandidat anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut profil dan harta kekayaannya. 
Ringkasan Berita:
  • Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini, Rabu (11/3/2026).
  • Salah satu nama yang tercantum dalam daftar itu adalah Hernawan Bekti Sasongko.
  • Hernawan Bekti Sasongko kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sejak tahun 2022.

TRIBUNNEWS.COM - Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini, Rabu (11/3/2026).

Terdapat 10 nama calon anggota OJK yang akan menjalani proses seleksi tersebut.

Salah satu nama yang tercantum dalam daftar itu adalah Hernawan Bekti Sasongko.

Selain Hernawan, terdapat pula Friderica Widyasari Dewi, Agus Sugiarto, Ary Zulfikar, Hasan Fawzi, Darmansyah, Dicky Kartikoyono, Danu Febrianto, Adi Budiarso, dan Anton Daryono.

Pada hari yang sama, Komisi XI akan langsung menentukan lima nama pilihan untuk ditetapkan DPR dalam Rapat Paripurna pada Kamis (12/3/2026).

"Ada 10 nama yang dikirimkan kepada kita dan itu nanti untuk periode 5 tahun sesuai dengan surpres yang disampaikan kepada pimpinan DPR," kata Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Lantas, siapa Hernawan Bekti Sasongko? Berikut profilnya.

Profil Hernawan Bekti Sasongko

Hernawan Bekti Sasongko merupakan lulusan S1 Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Ia memperoleh Magister di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia.

Karire Hernawan telah malang melintang di sektor keuangan.

Baca juga: Profil Ary Zulfikar, Direktur Eksekutif Hukum LPS Jadi Calon Anggota OJK, Punya Harta Rp51 Miliar

Ia tercatat pernah menjadi Senior Ekonomis untuk Bank Indonesia, New York (2003-2006) dan Kepala Divisi/Analis Ekonomi Senior Departemen Internasional Bank Indonesia (2010-2013).

Hernawan kemudian bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada 2016, Hernawan Sasongko dipercaya sebagai Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK selama satu tahun.

Ia juga sempat menjadi Advisor Senior/Deputi Komisioner Strategic Committee Otoritas Jasa Keuangan pada periode 2017-2020.

Setelah itu, ia didapuk menjadi Deputi Komisioner Internasional dan Riset Otoritas Jasa Keuangan (2020–2022).

Saat ini, Hernawan Bekti Sasongko menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sejak tahun 2022.

Selain itu, ia juga menduduki posisi sebagai Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan sejak tahun 2023.

Harta Kekayaan Hernawan Bekti Sasongko

Hernawan Bekti Sasongko tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 13.931.314.000 atau Rp 13,9 miliar.

Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya terakhir kali pada 21 Maret 2025.

Harta terbanyaknya berasal dari harta bergerak lainnya sebesar Rp 5.160.000.000 atau Rp 5,1 miliar.

Aset terbanyak kedua milik Hernawan yaitu kas dan setara kas senilai Rp 4.549.314.000 atau Rp 4,5 miliar.

Hernawan tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan dengan nilai Rp 3.200.000.000 atau Rp 3,2 miliar serta alat transportasi sebesar Rp 1 miliar.

Meski begitu, ia memiliki utang sebesar Rp 23.000.000 atau R p23 juta.

Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan Hernawan Bekti Sasongko:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 3.200.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 126 m2/125 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 1.450.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 126 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 1.750.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.045.000.000

1. MOBIL, MERCEDES BENZ SEDAN Tahun 1992, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000

2. MOBIL, JAGUAR SEDAN Tahun 2000, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000

3. MOBIL, MERCEDES BENZ SEDAN Tahun 1994, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000

4. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 595.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 5.160.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 4.549.314.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 13.954.314.000

III. HUTANG Rp. 23.000.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 13.931.314.000

(Tribunnews.com/Falza)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved