Mudik Lebaran 2026
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, AHY Sebut Pentingnya Penguatan Informasi ke Publik
AHY mengapresiasi KSP yang berinisiatif menggelar forum komunikasi membahas kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026.
Ringkasan Berita:
- Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Kantor Staf Presiden (KSP) yang berinisiatif menggelar forum komunikasi membahas kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026.
- Forum tersebut berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
- Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Wakil Kapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi Kantor Staf Presiden (KSP) yang berinisiatif menggelar forum komunikasi membahas kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026.
Forum tersebut berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Wakil Kapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Dalam paparannya, AHY menyampaikan forum komunikasi ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan informasi soal berbagai kebijakan pemerintah sekaligus menyerap masukan dari masyarakat melalui peran media.
"Apresiasi apa yang dijalankan oleh Bapak KSP dan jajarannya bersama Badan Komunikasi Pemerintah untuk menghadirkan forum yang menjadi platform yang baik untuk bisa membagikan informasi termasuk kebijakan, sekaligus kita bisa mendapat feedback dari lapangan melalui peran para jurnalis,” kata AHY di hadapan para awak media.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menjelaskan bahwa forum ini merupakan inisiatif KSP bersama Bakom RI untuk menginformasikan perkembangan pelaksanaan Program Prioritas Presiden serta Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) kepada publik.
Forum ini disebutnya juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menangkal berbagai disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK), serta hoaks yang berkembang di masyarakat dan media sosial.
"Tema konpers hari ini adalah update PHTC (CKG & Swasembada Pangan), kesiapan arus mudik lebaran, dan pengamanan nasional. Selain itu, pada kesempatan kali ini juga disampaikan berbagai langkah kesiapan pemerintah serta informasi penting bagi masyarakat agar perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung tertib, selamat, dan menyenangkan bagi semua," kata Qodari.
Pemerintah saat ini memasuki fase persiapan intensif menghadapi arus mudik Idulfitri 2026. Melalui penyampaian informasi yang terbuka dan terkoordinasi, pemerintah berharap masyarakat bisa memahami langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk kelancaran transportasi, kesiapan infrastruktur, dan keamanan selama periode mudik mendatang.
Pemerintah Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Dua Kali
Adapun dalam konferensi pers, Pemerintah meyebut hasil simulasi puncak arus mudik diperkirakan terjadi dua kali gelombang. Yakni pada tanggal 14 dan 15 Maret, serta puncak mudik kedua di tanggal 18 dan 19 Maret.
Pemerintah juga mempreduksi arus balik akan terjadi dua gelombang yakni pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026. Pemerintah kata AHY menyusun sejumlah strategi untuk mengurai kemacetan pada arus mudik dan arus balik.
"Kebijakan terdahulu untuk mengurai kemacetan seperti ini dinilai efektif mengurangi kemacetan yang ekstrem," katanya.
Targetkan Cek Kesehatan Gratis Capai 200 Juta Penerima Manfaat
Selain itu pemerintah juga menargetkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menyentuh 130 juta penerima manfaat pada tahun ini.
Saat ini program tersebut telah menjangkau puluhan juta orang. Pada 2025, layanan CKG telah menjangkau kurang lebih 70 juta orang. Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan menyasar 130 juta orang.
"Jadi kalau nanti tercapai totalnya 200 juta (selama) 2 tahun, 2025–2026," kata Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mudik-lebaran-kajs.jpg)