Kamis, 14 Mei 2026

Muak Indonesia Disebut Bakal Resesi, Purbaya Skakmat Pengamat: Ekonom Aneh!

Skakmat! Purbaya muak Indonesia disebut resesi: "Ekonom aneh, kita justru akselerasi!" Cek fakta ekonomi yang melejit selengkapnya di sini.

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
YouTube Sekretariat Presiden
DATA BICARA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) memaparkan kondisi ekonomi dan APBN Indonesia dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Sembari menunjukkan data dalam slide show di layar utama, Purbaya menepis keras narasi resesi dan menegaskan bahwa indikator nasional justru menunjukkan akselerasi yang kuat. 

Ringkasan Berita:
  • Skakmat! Menkeu Purbaya sebut pengamat yang prediksi Indonesia resesi sebagai "ekonom aneh".
  • Data Bicara! Sektor manufaktur justru melejit ke level tertinggi, bukti sisi suplai tumbuh perkasa.
  • Sentilan Pedas! Di depan Presiden, Purbaya tegaskan ekonomi nasional sedang akselerasi, bukan morat-marit.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak tak bisa lagi membendung kekesalannya terhadap narasi negatif yang menyebut ekonomi Indonesia tengah menuju jurang resesi.

Dengan nada bicara tegas, ia pasang badan dan memastikan seluruh indikator nasional justru menunjukkan tren akselerasi yang kuat.

Pernyataan "pedas" ini dilontarkan Purbaya dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Di hadapan jajaran menteri, ia membedah data untuk mematahkan prediksi miring para pengamat.

"Sengaja saya taruh di sini karena di luar banyak yang bilang kita sudah resesi, Pak. Ekonom-ekonom yang agak aneh itu bilang kita sudah resesi, tinggal hancurnya," ujar Purbaya dengan nada menyentil.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim, di lokasi, Purbaya membedah data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur bulan Februari yang menyentuh angka 53,8.

Data tersebut dipaparkan secara gamblang melalui tayangan slide show di layar utama ruang sidang kabinet.

Level ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menandakan sektor produksi Indonesia sedang tumbuh agresif.

Klaim Akselerasi, Bukan Morat-marit

Purbaya tak hanya mengandalkan satu data.

Ia juga memaparkan peningkatan optimisme masyarakat melalui Mandiri Spending Index (MSI) yang meroket ke angka 160,7.

Bagi sang Menteri, angka-angka ini adalah jawaban telak bagi pihak-pihak yang menyebarkan kekhawatiran tanpa basis fakta.

"Padahal kalau kita lihat dari tadi PMI naik ke level yang tinggi, terus kita lihat MSI, itu sekarang di 160,7 yang kiri atas tuh yang biru tebal. Dan kita lihat trennya naik ke atas. Itu yang penting, kita sedang memang mengalami akselerasi," tegasnya.

Keyakinan pemerintah ini diperkuat dengan pulihnya sektor otomotif yang mencatatkan pertumbuhan penjualan mobil sebesar 12,2 persen pada Februari.

Selain itu, indeks kepercayaan konsumen yang tetap kokoh di level 125,2 menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih sangat terjaga di tengah masa persiapan menyambut Lebaran 2026.

Baca juga: Jinjing Tas Cokelat, Presiden Prabowo Menunduk Khusyuk Tunaikan Zakat di Istana

Sentilan untuk Narasi TikTok

Purbaya menyadari bahwa opini negatif sering kali berkembang liar melalui media sosial, terutama narasi yang menyebut ekonomi nasional sedang "morat-marit".

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved