Dugaan Korupsi Kuota Haji
Malam Pertama Gus Yaqut di Rutan KPK, Belum Ada Keluarga Maupun Gus Yahya Membesuk
Sunyi di balik sel! Gus Yaqut lewati sahur perdana di KPK sendirian, belum ada tanda keluarga membesuk.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dinding dingin Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi saksi bisu transisi drastis kehidupan Yaqut Cholil Qoumas.
Pada Jumat (13/3/2026), mantan Menteri Agama RI yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut harus melewati malam pertama sekaligus sahur perdananya di balik jeruji besi sebagai tahanan kasus dugaan korupsi pengalihan kuota haji tambahan Kementerian Agama 2024.
Menempati sel tahanan tepat di tengah bulan suci Ramadan, Gus Yaqut kini menghadapi realitas yang jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Tak ada lagi suasana hangat di rumah atau protokoler kementerian; yang tersisa hanyalah prosedur ketat operasional rutan.
Sahur dalam Kesunyian
Sebagai tokoh agama dan mantan pejabat tinggi, banyak publik bertanya-tanya mengenai aktivitas ibadahnya di dalam sel, termasuk perihal penunjukan imam shalat bagi tahanan lain.
Namun, pihak rutan menegaskan bahwa mereka tidak melakukan intervensi hingga ke ranah kegiatan ibadah pribadi para tahanan.
Untuk urusan logistik puasa, Gus Yaqut dipastikan menyantap menu sahur sesuai standar operasional yang berlaku di rutan selama Ramadan.
"Sahur pertama sih kita tidak monitor ya. Tapi kondisi makanan sudah menyesuaikan dengan jadwal puasa. Untuk besuk, belum ada (yang datang)," ungkap sebuah sumber kepada Tribunnews.com, Jumat (13/3/2026).
Hingga Jumat siang, suasana di depan rutan terpantau lengang. Belum tampak kehadiran pihak keluarga maupun tokoh penting seperti Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, membesuk Gus Yaqut.
Alhasil, belum ada makanan khusus atau barang bawaan dari keluarga yang masuk untuk menemani hari-hari awal Gus Yaqut di tahanan.
Baca juga: Tangan Terborgol, Eks Menag Yaqut: Saya Tidak Terima Sepeser Pun
Rompi 129 dan Senyum Tipis
Langkah Gus Yaqut menuju ruang tahanan dimulai pada Kamis (12/3/2026) malam.
Setelah menjalani pemeriksaan intensif selama lima jam, ia keluar dari Gedung Merah Putih dengan penampilan yang kontras: mengenakan rompi tahanan oranye bernomor 129.
Dengan tangan terborgol dan jemari yang menggenggam erat sebuah map bermotif batik, Gus Yaqut sempat melemparkan senyum tipis ke arah awak media.
Meski raut wajahnya tampak lelah di bawah sorot lampu kamera, ia berusaha menunjukkan ketenangan sebelum melangkah masuk ke mobil tahanan.
Pembelaan Terakhir di Selasar Gedung
Sesaat sebelum pintu mobil tahanan tertutup, Gus Yaqut memberikan pernyataan singkat dengan nada bicara yang tetap tertata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KPK-Tahan-Yaqut-Cholil-Qoumas_20260312_201705.jpg)