Mudik Lebaran 2026
Jangan Nekat Rehat di Bahu Tol, Wakapolri Siagakan Tim Pengurai Intai Pemudik
Wakapolri larang pemudik istirahat di bahu tol! Tim Pengurai disiagakan, cek jadwal One Way & Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 di sini.
Ringkasan Berita:
- Bahaya! Wakapolri larang keras pemudik istirahat di bahu jalan tol karena risiko kecelakaan.
- Tim Pengurai disiagakan di titik lelah guna cegah penumpukan kendaraan di sepanjang jalur mudik.
- Cek skema One Way hingga Ganjil Genap Operasi Ketupat 2026 yang libatkan 161 ribu personel.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memberikan peringatan tegas bagi para pemudik yang hendak pulang kampung pada Lebaran 2026.
Masyarakat dilarang keras menggunakan bahu jalan tol sebagai tempat beristirahat guna menghindari risiko kecelakaan maut dan kemacetan panjang.
Imbauan ini disampaikan usai Wakapolri meninjau Pos Terpadu di Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek, Sabtu (14/3/2026).
Ia menekankan bahwa bahu jalan bukanlah area aman untuk memejamkan mata sejenak maupun sekadar berhenti darurat jika tidak mendesak.
"Kami mengimbau masyarakat, apabila rest area penuh, tolong ditaati imbauan petugas. Jangan istirahat di bahu jalan tol karena memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi," ujar Komjen Dedi Prasetyo.
Tim Pengurai dan Patroli Senyum Siaga 24 Jam
Untuk mengantisipasi pemudik yang membandel, Polri menyiagakan Tim Pengurai.
Tim ini bertugas melakukan quick response jika terjadi kepadatan di rest area maupun penumpukan kendaraan di sepanjang bahu jalan yang memicu kemacetan.
Namun, pengamanan mudik kali ini tidak hanya soal ketegasan. Polri bersama TNI juga menghadirkan Patroli Senyum yang diisi oleh Polwan dan prajurit wanita TNI.
“Patroli Senyum ini gabungan antara Polwan dengan Wanita TNI untuk memberikan pelayanan, seperti membagikan takjil, air minum, hingga snack bagi pemudik yang berada di rest area,” jelas Dedi.
Baca juga: Cerita Lina Mudik Perdana ke Solo: Rela Duduk di Atas Koper Usai Menang War Tiket KA
Skema Operasi Ketupat 2026: 161 Ribu Personel Diterjunkan
Polri telah memulai Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 161.243 personel gabungan disebar untuk mengamankan 185.608 objek vital, mulai dari masjid hingga pusat perbelanjaan dan pelabuhan.
Beberapa manajemen rekayasa lalu lintas yang disiapkan di jalur tol antara lain:
- Ganjil Genap (Gage)
- One Way (Satu Arah)
- Contraflow
- Delaying System di area buffer zone pelabuhan.
Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline 110 jika membutuhkan bantuan darurat atau laporan tanggap darurat di jalan.
Selain itu, bagi warga yang mudik menggunakan transportasi umum, Polri menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat secara gratis.
Apakah Anda sudah merencanakan titik istirahat saat mudik nanti? Pastikan kondisi fisik prima dan hindari bahu jalan tol demi keselamatan keluarga. Sampaikan rencana mudik Anda di kolom komentar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kecelakaan-minibus-menabrak-pikap-yang-berhenti-di-bahu-Jalan-Tol-Cawang.jpg)