Mudik Lebaran 2026
Kemendikdasmen Bagi-bagi Buku di Terminal Pulo Gebang, Jadi 'Teman Perjalanan' Anak-anak saat Mudik
Kemendikdasmen membagikan ribuan buku bacaan kepada para pemudik di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
Ringkasan Berita:
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membagikan ribuan buku bacaan kepada para pemudik di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
- Program ini untuk mencegah anak-anak terus bermain gawai selama perjalanan mudik.
- Pembagian buku sebagai upaya mengalihkan perhatian anak-anak dari penggunaan telepon pintar selama perjalanan mudik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membagikan ribuan buku bacaan kepada para pemudik di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.
Program ini untuk mencegah anak-anak terus bermain gawai selama perjalanan mudik.
Baca juga: Menjelang Puncak Mudik, 33.608 Kendaraan Masuk Semarang Via GT Kalikangkung
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen, Dora Amalia, mengatakan pembagian buku dilakukan sebagai upaya mengalihkan perhatian anak-anak dari penggunaan telepon pintar selama perjalanan mudik.
"Anak-anak sekarang sangat akrab dengan gawai. Karena itu kami ingin memberikan alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat. Buku-buku ini diharapkan bisa menjadi teman perjalanan anak-anak selama mudik," ujar Dora dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Secara nasional, Kemendikdasmen menyalurkan 24.000 buku bacaan bermutu yang dibagikan di sembilan titik arus mudik, yakni:
- Stasiun Pasar Senen
- Stasiun Gambir
- Terminal Kalideres
- Terminal Terpadu Pulo Gebang
- Terminal Kampung Rambutan
- Terminal Pakupatan
- Pelabuhan Tanjung Priok
- Pelabuhan Merak
- Bandara Halim Perdanakusuma
Khusus di Terminal Pulo Gebang, sebanyak 2.700 buku dibagikan kepada pemudik selama dua hari pelaksanaan pada 16–17 Maret 2026.
Menurut Dora, seluruh buku yang dibagikan telah melalui proses penilaian sehingga sesuai dengan karakter dan kemampuan anak serta bebas dari konten yang tidak layak.
"Kami memastikan buku-buku yang dibagikan berkualitas dan ramah anak. Harapannya, buku ini tidak hanya dibaca selama perjalanan, tetapi juga dibawa pulang dan dibaca kembali bersama keluarga," katanya.
Ia menambahkan jumlah buku yang dibagikan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, sebanyak 20.000 buku disalurkan, sementara pada 2026 jumlahnya meningkat menjadi 24.000 buku.
Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cristianto, menilai kegiatan ini dapat membantu menumbuhkan minat baca anak di tengah maraknya penggunaan gawai.
"Upaya meningkatkan minat baca sangat penting, terutama saat ini ketika anak-anak semakin sering menggunakan gawai. Program seperti ini sangat positif karena memberikan alternatif kegiatan yang bermanfaat," ujarnya.
Selain pembagian buku, kegiatan di Terminal Pulo Gebang juga diramaikan dengan aktivitas mendongeng dan mewarnai untuk anak-anak usia PAUD yang belum dapat membaca.