Selasa, 2 Juni 2026

Mudik Lebaran 2026

Pantau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Seskab Teddy Bicara Pengembangan Jalur KA Luar Pulau Jawa

Perbaikan fasilitas perkeretaapian dilakukan secara bertahap dan merata, tak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga ada di wilayah lain Indonesia.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: willy Widianto
Tribunnews.com/Reza Deni
PANTAU ARUS MUDIK - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turun langsung meninjau kondisi arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). Dalam kunjungannya, Teddy menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kereta api tidak hanya menjadi prioritas jangka pendek saat musim mudik, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk menghadirkan transportasi publik yang modern, bersih, dan semakin nyaman di seluruh Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Peningkatan kualitas layanan kereta api tidak hanya menjadi prioritas jangka pendek saat musim mudik, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah.
  • Tak hanya pada armada kereta, pemerintah juga mendorong modernisasi stasiun sebagai bagian dari penguatan ekosistem transportasi publik.
  • Kereta api memiliki peran penting sebagai simbol kemajuan transportasi modern yang harus terus dikembangkan di Indonesia.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, pemerintah terus memperkuat sektor transportasi publik, khususnya perkeretaapian, sebagai tulang punggung perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman.

Baca juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Bantah MBG Potong Anggaran Pendidikan: Itu Narasi Keliru

Komitmen tersebut terlihat saat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turun langsung meninjau kondisi arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Dalam kunjungannya, Teddy menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kereta api tidak hanya menjadi prioritas jangka pendek saat musim mudik, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk menghadirkan transportasi publik yang modern, bersih, dan semakin nyaman di seluruh Indonesia.

Menurut Teddy, perbaikan fasilitas perkeretaapian dilakukan secara bertahap dan merata, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga menyasar wilayah lain di Indonesia. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden agar kualitas layanan transportasi publik terus ditingkatkan.

“Ini ditingkatkan sehingga seluruh perkeretaapian di Indonesia tidak hanya di Jawa, di pulau-pulau lain juga akan meningkat kualitasnya dan kenyamanannya, dan kebersihannya. Itu pesan dari Bapak Presiden,” ujar Teddy.

Tak hanya pada armada kereta, pemerintah juga mendorong modernisasi stasiun sebagai bagian dari penguatan ekosistem transportasi publik. Ia menekankan bahwa kenyamanan penumpang harus dirasakan sejak berada di stasiun hingga selama perjalanan.

“Pokoknya semua perkeretaapian lebih modern, lebih nyaman, lebih bersih, lebih wangi. Kemudian juga tidak hanya keretanya, stasiunnya,” tambahnya.

Ia menilai, kereta api memiliki peran penting sebagai simbol kemajuan transportasi modern yang harus terus dikembangkan di Indonesia. Dengan sistem yang semakin baik, diharapkan masyarakat semakin beralih ke transportasi publik.

“Karena kereta api itu salah satu simbol peradaban yang modern. Nah, kita Indonesia ingin secepat mungkin publik transportasi semakin baik,” tandasnya.

Baca juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Terima 200 Alumni LPDP: Ajak Bersatu Dukung Program Pembangunan Nasional

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Salah satu langkah yang diterapkan adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16 dan 17 Maret 2026.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memulai perjalanan lebih awal, sehingga kepadatan yang biasanya terjadi menjelang hari raya dapat terurai.

“Dengan kebijakan WFA pada 16 dan 17 Maret, masyarakat diharapkan dapat mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal sejak H-8 atau pada 13 Maret 2026,” kata Dudy.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026. Sementara untuk arus balik, pemerintah kembali menerapkan kebijakan WFA pada 25 hingga 27 Maret 2026 guna mengurangi penumpukan kendaraan setelah masa libur usai.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved