Jumat, 8 Mei 2026

Dewan Perdamaian

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Komitmen Sumbang 1 Miliar Dolar AS untuk BoP

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada komitmen keuangan apa pun yang pernah dijanjikan kepada Amerika Serikat terkait keikutsertaan Indonesia dalam BoP

Tayang:
Tangkap layar YouTube KompasTV
Dalam foto: Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato di rapat perdana Board of Peace (BoP) Charter di Washington, DC, Amerika Serikat pada Kamis (19/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen untuk menyumbang sebesar USD 1 miliar kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diusung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Alasan Indonesia Bergabung

  • Dukungan terhadap Palestina: Indonesia ingin memperkuat posisi diplomasi internasional untuk mendorong Palestina menjadi negara mandiri.
  • Dialog damai: BoP membuka ruang untuk mendorong negosiasi damai antara Palestina dan Israel.
  • Solidaritas dunia Islam: Bergabung bersama tujuh negara mayoritas Muslim lain untuk menunjukkan kekuatan kolektif.
  • Evaluatif: Indonesia menegaskan akan keluar jika forum tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional atau perjuangan Palestina.

Isu Iuran & Klarifikasi

  • Terdapat opsi keanggotaan BoP dengan iuran sebesar 1 miliar dolar atau dengan mengirim pasukan perdamaian.
  • Indonesia tidak berkomitmen membayar iuran tersebut. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memilih jalur diplomasi dan kontribusi non-finansial. 

Posisi Indonesia saat Ini

  • Anggota aktif BoP, namun dengan sikap hati-hati dan evaluatif.
  • Fokus utama: perjuangan Palestina dan menjaga prinsip politik luar negeri bebas-aktif.
  • Indonesia siap keluar jika BoP dianggap kontraproduktif terhadap kepentingan nasional.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved