Bertemu Presiden Timor Leste di Menteng, Tangan Megawati Dicium, Saling Tukar Cenderamata
Momen tangan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dicium oleh Presiden Timor Leste José Ramos-Horta dalam pertemuan di Menteng, Jakarta Pusat.
Megawati yang mengenakan blouse batik warna ungu juga terus tersenyum ketika tangannya dicium di kening Jose Ramos Horta.
Lantas, Jose Ramos Horta beserta rombongan pamit.
Kedekatan Personal
Pertemuan Megawati dan Jose Ramos Horta tak hanya diwarnai suasana hangat, tetapi juga kental dengan dengan nuansa historis dan strategis, sekaligus menjadi cermin kedekatan personal antara mereka.
Hubungan Megawati dan Ramos-Horta tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga memiliki kedekatan emosional yang kuat.
Megawati bahkan kerap menyebut sejumlah tokoh Timor Leste sebagai bagian dari keluarga.
Salah satunya adalah Kupa Lopez, Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, yang sudah dianggap sebagai anak angkat oleh Megawati.
Sementara itu, bagi Jose Ramos Horta, Megawati juga memiliki makna historis sebagai simbol rekonsiliasi.
Kehadiran Megawati dalam upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 2002 menjadi salah satu momentum penting yang mencairkan hubungan kedua negara pasca-referendum 1999.
Dalam pertemuan di Menteng pada Senin kemarin, Jose Ramos Horta juga kembali menyampaikan undangan kepada Megawati untuk berkunjung ke Dili guna menerima penghargaan tertinggi negara itu, Grand Collar of the Order of Timor-Leste.
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Megawati dalam mewujudkan perdamaian.
Bertemu di Abu Dhabi
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri telah bertemu Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (4/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Jose Ramos Horta menyampaikan undangan langsung kepada Megawati untuk berkunjung ke Dili guna menerima medali kehormatan sipil tertinggi, Grand Colar Ordem de Timor Leste.
Grand Colar Ordem de Timor Leste merupakan penghargaan sipil tertinggi yang diberikan kepada individu, terutama kepala negara atau pemimpin global, atas kontribusi besar terhadap perdamaian, stabilitas, dan hubungan internasional.