131 Taruna dan Kadet Internasional Berlayar dengan KRI Bima Suci Lintasi 8 Negara
TNI AL lepas pelayaran KJK 2026 sejauh 16.877 mil, latih taruna sekaligus bawa misi diplomasi dan promosi UMKM ke mancanegara
Ringkasan Berita:
- KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali melepas pelayaran Muhibah Diplomasi dan latihan Kartika Jala Krida 2026 yang diikuti 131 peserta dari Indonesia dan 24 negara
- Pelayaran sejauh 16.877 mil laut selama 124 hari ini menekankan pelatihan navigasi sekaligus diplomasi
- Selain itu, misi ini juga membawa promosi produk UMKM ke berbagai negara tujuan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melepas Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa sekaligus pelaksanaan latihan praktik pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2026 bagi Taruna Akademi TNI AL (AAL) Angkatan ke-73 di Dermaga Mako Kolinlamil Jakarta Utara pada Selasa (31/3/2026).
Sebanyak 79 Taruna AAL didampingi perwira pendamping dan kru akan berlayar menggunakan kapal latih tiang tinggi TNI AL KRI Bima Suci.
Selain itu 52 peserta delegasi program ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara baik ASEAN maupun Non-ASEAN antara lain Australia, China, Canada, Afrika dan negara-negara Eropa.
Total peserta pelayaran di atas kapal mencapai 131 orang.
Pelayaran akan menempuh jarak 16.877 Nautical Mile (NM) selama 124 hari dengan melintasi delapan negara.
Rute yang akan ditempuh yakni Surabaya – Jakarta – Belawan – Srilangka – Singapura – Vietnam – China – Korea Selatan – Russia – Jepang – Filipina – Bitung dan kembali ke Surabaya.
Baca juga: Sejarah Operasi TNI AL Lawan Perompak Jadi Film, Donny Alamsyah Ungkap Rasa Kagumnya
Ali mengatakan dalam pelayaran itu para peserta akan belajar ilmu dan navigasi lingkaran besar.
Selain itu, kata dia, mereka juga akan belajar mengenai diplomasi.
Pelayaran itu juga telah dirancang untuk melintasi wilayah-wilayah aman di tengah situasi perang yang masih berkecamuk di Timur Tengah.
"Memang sudah kita rencanakan ke negara-negara yang memang dianggap aman," kata Ali.
"Kemudian kita sudah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan dengan para Duta Besar yang ada di sana, dengan para Atase, Atase Pertahanan maupun Atase Militer dan Atase Angkatan Laut yang ada di sana. Dan dipastikan mereka aman," ucapnya.
Juga Bawa Misi Promosi UMKM
Dalam pelayaran itu, TNI AL juga berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan RI.
Wakil Menteri UMKM yang juga turut hadir dalam pelepasan pelayaran itu Helvi Yuni Moraza mengatakan sebelumnya diajak berkolaborasi dengan TNI AL dalam pelayaran itu guna memperkenalkan produk-produk UMKM kepada negara-negara tujuan.
"Kami mengucapkan terima kasih Bapak Kasal beserta jajaran memberikan fasilitas itu, di mana beberapa produk UMKM akan diperkenalkan kepada negara-negara yang disinggahi," ujar Helvi.
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dalam kesempatan yang sama berharap kolaborasi lintas kementerian dan lembaga itu bisa berjalan sesuai target sehingga pemasaran ke luar negeri itu juga bisa berjalan.
"Mudah-mudahan wujud kita bersama selain dari kita dapat memberdayakan UMKM yang kita tahu berkontribusi lebih dari 60 persen dari PDB kita, tapi di sisi lain juga kita bisa memperkenalkan produk-produk kebanggaan Indonesia ke pasar internasional dan dunia," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kri111111.jpg)