Pakar Soroti Bazar Rakyat Murah di Monas yang Dihadiri Seskab, Begini Analisisnya
Agus Widjajanto mengatakan kemunculan Seskab Teddy memberikan tanda kehadiran pemerintah di acara rakyat tersebut.
Ringkasan Berita:
- Figur Teddy sebagai Seskab memiliki posisi strategis sebagai penghubung komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dengan masyarakat.
- Arifki menilai hal tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan Presiden kepada Seskab dalam menjalankan fungsi komunikasi publik.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya hingga Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tidak menjawab secara rinci perihal sumber anggaran pelaksanaan Pasar Murah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam kegiatan Bazar Rakyat di kawasan Monumen Nasional(Monas) akhir pekan lalu menuai banyak tanggapan.
Pakar Sosial dan Politik, Agus Widjajanto mengatakan kemunculan Seskab Teddy memberikan tanda kehadiran pemerintah di acara rakyat tersebut.
“Bazar Rakyat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Respons positif yang muncul menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan,” ujar Agus dalam pernyataannya, Rabu(1/4/2026).
Menurutnya, figur Teddy sebagai Seskab memiliki posisi strategis sebagai penghubung komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dengan masyarakat.
Peran tersebut dinilai semakin penting di tengah kebutuhan publik akan informasi yang transparan dan mudah dipahami.
“Dalam konteks ini, kehadiran Teddy sangat tepat. Ia tidak hanya mewakili pemerintah secara struktural, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi Presiden Prabowo dengan rakyat secara langsung,” jelasnya.
Agus juga menyoroti bahwa kegiatan seperti Bazar Rakyat mampu menciptakan kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat.
Interaksi langsung di lapangan dinilai efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai beberapa pihak ada tersumbatnya komunikasi hingga terjadi kesalah pahaman atas program pemerintah, dan hal ini jawaban atas kritik tersebut .
Selain itu, keterlibatan pelaku UMKM dalam bazar tersebut memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi rakyat.
Pemerintah dinilai dapat melihat langsung kondisi riil di lapangan sebagai bahan evaluasi kebijakan ke depan.
“Ini penting, karena kebijakan yang baik harus berbasis pada realitas masyarakat. Dengan turun langsung, pemerintah bisa menyerap aspirasi sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran,” tambah Agus.
Sementara itu Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai langkah tersebut tepat dalam menjawab kebutuhan publik akan keterbukaan informasi dari pemerintah.
"Saya kira langkah Seskab Teddy itu positif, karena masyarakat butuh penjelasan dari sesuatu yang dilakukan oleh pemerintah. Jika itu mendapatkan respons yang baik dari masyarakat, berarti peran komunikasi itu cocok untuk Seskab Teddy,” ujar Arifki.
Baca juga: Pemerintah Salurkan 100 Ribu Paket Sembako hingga Bazar UMKM di Monas
Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat juga menunjukkan peran strategis Seskab sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan publik.
Terlebih, dalam kesempatan itu Teddy turut menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto. Arifki menilai hal tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan Presiden kepada Seskab dalam menjalankan fungsi komunikasi publik.
"Maknanya adalah bahwa di bidang komunikasi ke masyarakat, Letkol Teddy juga dipercaya oleh Presiden Prabowo. Dari segi popularitas yang dimiliki Letkol Teddy, peran itu menurut saya wajar,” jelasnya.
Sementara itu, Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan Bazar Rakyat tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga bertujuan menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Jadi ada Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek. Melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya, kemudian masyarakat yang datang gratis diberikan kupon, kemudian mereka menukarkan kupon itu,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong perputaran ekonomi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Baca juga: Bantu Warga Bertahan Jelang Tahun Baru 2026, Bazar Sembako Murah di Jaktim Sasar Janda dan Lansia
“Intinya konsepnya adalah, sebanyak mungkin masyarakat ingin merasakan kebahagiaan Lebaran, baik yang tidak bisa mudik, kemudian yang sudah kembali mudik, datang ke sini,” tuturnya.
Bazar Rakyat di Monas pada Sabtu (28/3/2026) sore sempat membuat antrean panjang akibat antusiasme warga yang sangat tinggi untuk menukarkan 100.000 kupon sembako gratis.
Warga rela mengantre hingga lebih dari 4 jam untuk mendapatkan sembako dan makanan gratis. Seskab Teddy sempat memohon maaf atas kepadatan tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya hingga Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tidak menjawab secara rinci perihal sumber anggaran pelaksanaan Pasar Murah untuk Rakyat yang digelar oleh istana pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Sebelumnya, Maman Abdurrahman yang bersama Teddy Indra Wijaya dikonfirmasi perihal dari mana sumber anggaran kegiatan Pasar Murah untuk Rakyat.
“Ini post anggarannya semua di, di, di,” kata Maman.
Tak lama kemudian, Seskab Teddy Indra Wijaya seketika menimpali pernyataan Maman Abdurrahman yang ditanya wartawan.
“Pokoknya ada, oke,” ucap Teddy singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemerintah-Gelar-Bazar-Rakyat-di-Monas.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.