Selasa, 28 April 2026

Reshuffle Kabinet

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Mencuat Lagi, Seskab Teddy: Tunggu Saja

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan atau Reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
HO/IST/dok.
RESHUFFLE KABINET - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan atau Reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Menurutnya perombakan kabinet tinggal menunggu waktu. 
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan atau Reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
  • Menurut Teddy perombakan kabinet tinggal menunggu waktu.
  • Menurutnya soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan atau Reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. 

Menurutnya perombakan kabinet tinggal menunggu waktu.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Gaya Reshuffle Kabinet Prabowo: Unik, Tak Mau Ditebak

"Tunggu saja," kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Teddy tidak menjawab tegas apakah perombakan kabinet akan dilakukan dalam pekan ini atau tidak. 

Menurutnya soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

"Nanti Bapak Presiden yang menceritakan," katanya.

 

 

Sebelumnya kabar perombakan atau reshuffle kembali mengemuka setelah libur Lebaran 2026.

Isu Perombakan Kabinet

Isu perombakan kabinet jilid VI ini sebelumnya santer akan dilakukan Presiden pada Februari lalu setelah Thomas Djiwandono bertukar posisi dengan Juda Agung, dari posisi Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Reshuffle nanti dilakukan setelah usia pemerintahan Prabowo-Gibran setahun lebih. 

Beredar kabar rencana perombakan kabinet sudah dibahas Presiden Prabowo pada akhir tahun 2025.

Awalnya reshuffle akan dieksekusi pada Januari sepulang dari lawatan luar negeri yakni Inggris dan London.

Perombakan kabinet yang rencananya akan dilakukan Presiden, diisukan akan menyasar lebih dari lima Kementerian.  

Perombakan atau Reshuffle semakin menguat setelah adanya tukar guling antara Thomas Djiwandono dengan Juda Agung. 

Namun pelantikan Wamenkeu dilakukan lebih dulu.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menanggapi isu perombakan kabinet atau reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto

Dia menyatakan reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Prabowo.

Doli meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi berlebihan karena Presiden Prabowo yang paling memahami kebutuhan kabinet di tengah situasi geopolitik internasional saat ini.

"Kalau namanya reshuffle kabinet itu kan kewenangan mutlak atau apa namanya, hak prerogatif privilege-nya Pak Presiden, Pak Prabowo, gitu loh," ujar Doli di Gedung DPR RI, Senayan, Senin (6/4/2026).

Menurut Doli, Presiden Prabowo memiliki penilaian tersendiri mengenai dampak situasi global terhadap kondisi dalam negeri sebelum mengambil langkah strategis.

"Nah tentu beliau yang paling bisa menilai ya. Apakah situasi apapun yang dihadapi termasuk situasi geopolitik internasional sekarang ini apakah punya dampak terhadap Indonesia sehingga memang harus kemudian diambil langkah-langkah termasuk soal reshuffle," lanjutnya.

Hingga saat ini, kata dia, Golkar menilai kinerja kabinet masih dalam kondisi stabil, terutama dalam menjaga harga komoditas penting di tengah krisis dunia.

"Misalnya, kalau di tempat negara atau negara-negara lain, harga BBM sudah naik, kita tidak, gitu ya. Terus kemudian stok BBM kita sampai hari ini pemerintah menyatakan masih aman," tegasnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved