Reshuffle Kabinet
Daftar Reshuffle Kabinet Prabowo, Isu Perombakan Menguat Lagi pada 2026
Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto kembali menguat jelang April 2026 ini.
Ringkasan Berita:
- Isu reshuffle Kabinet Prabowo kembali mencuat pada April 2026.
- Sepanjang menjabat Presiden, Prabowo telah beberapa kali melakukan perombakan kabinet.
- Reshuffle jilid I, terjadi pada 19 Februari 2025. Saat itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, diganti oleh Brian Yuliarto.
TRIBUNNEWS.COM - Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto kembali menguat jelang April 2026 ini.
Awal April lalu, isu reshuffle kabinet juga mencuat. Saat itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya turut merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden.
Teddy Indra Wijaya merupakan salah satu orang yang dinilai dekat dengan Presiden. Dalam banyak kesempatan, Teddy turut mendampingi Presiden. Pun saat menjadi ajudan Prabowo.
Namun, ketika disinggung soal isu reshuffle, Teddy tidak menjawab tegas apakah perombakan dilakukan dalam waktu dekat atau tidak.
Ia hanya meminta publik menunggu.
“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Beberapa minggu kemudian, isu reshuffle kabinet semakin menguat.
Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga dikabarkan dirombak.
Salah satu sosok yang santer dirumorkan masuk dalam daftar reshuffle kabinet Prabowo adalah Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) baru, menggantikan Muhammad Qodari.
Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana.
Baca juga: Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Hari Ini, Bima Arya: Kita Siap dengan Segala Skenario
Sejauh ini, Presiden Prabowo sudah beberapa kali melakukan reshuffle kabinet.
Pada tahun 2025 saja, Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle kabinet semasa kepemimpinannya sejak dilantik menjadi Presiden Oktober 2024.
Kemudian, pada Februari 2026, Presiden melakukan pergantian posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Presiden melantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung, sedangkan Juda Agung ditunjuk menjadi Wamenkeu menggantikan Thomas.