Minggu, 12 April 2026

Noel Ebenezer Ingatkan PDIP Sebut 'Banteng Lagi Diburu Anjing Liar', Guntur Romli: Kami Juga Rasakan

Politisi PDIP Guntur Romli merespons peringatan Eks Wamenaker Noel Ebenezer, yang menyebut PDIP kini tengah diburu 'anjing liar' atau penegak hukum.

|
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Politisi PDIP Guntur Romli merespons peringatan Eks Wamenaker Noel Ebenezer, yang menyebut PDIP kini tengah diburu 'anjing liar' atau penegak hukum.
  • Guntur Romli mengakui memang sejak PDIP memutuskan untuk berada di luar pemerintahan, banyak yang memberikan peringatan seperti yang disampaikan Noel tersebut.
  • Padahal selama ini PDIP hanya menjalankan mekanisme demokrasi. Ada partai yang berada di dalam pemerintahan, ada juga yang berada di luar pemerintahan seperti PDIP ini.

 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mohamad Guntur Romli menanggapi peringatan terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan sekaligus mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel kepada PDIP.

Noel sebelumnya mengingatkan PDIP soal kader-kadernya yang tengah diburu 'anjing liar.' Hal ini merujuk pada aparat penegak hukum.

Pernyataan tersebut diungkap Noel setelah menjalani sidang kasus dugaan korupsi pemerasan dan gratifikasi sertifikasi K3 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

"Juga saya ingin sampaikan ke kawan-kawan PDIP, kader-kader PDIP sekarang lagi diburu oleh 'anjing-anjing liar.'"

"Banteng sedang diburu oleh 'anjing-anjing liar,'" kata Noel di PN Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

PEMERASAN SERTIFIKASI K3 – Terdakwa mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel memberi keterangan kepada wartawan saat jeda sidang dugaan pemerasan sertifikasi K3 di PN Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan proses hukum yang dijalani merupakan konsekuensi dari perjuangannya membela buruh.
PEMERASAN SERTIFIKASI K3 – Terdakwa mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel memberi keterangan kepada wartawan saat jeda sidang dugaan pemerasan sertifikasi K3 di PN Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan proses hukum yang dijalani merupakan konsekuensi dari perjuangannya membela buruh. (Tribunnews.com/Rahmat Fajar Nugraha)

PDIP Berterima Kasih atas Peringatan Noel, Akui Merasakannya

Menanggapi peringatan Noel, Guntur Romli mengungkapkan terima kasihnya kepada eks Wamenaker itu.

Guntur bahkan mengakui memang sejak PDIP memutuskan untuk berada di luar pemerintahan, banyak yang memberikan peringatan seperti yang disampaikan Noel tersebut.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada bung noel atas peringatannya."

"Kami juga merasakan bahwa sejak PDI Perjuangan memantapkan diri menjadi kekuatan politik di luar Pemerintahan dan menjadi kekuatan penyeimbang memang banyak peringatan seperti itu," kata Guntur Romli dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Kelakar Noel Ebenezer Saat Ditanya Rencana Pindah Penahanan: Dari Tahanan Rutan Jadi Rumah Tahanan

Guntur menegaskan, selama ini PDIP hanya menjalankan mekanisme demokrasi. Ada partai yang berada di dalam pemerintahan, ada juga yang berada di luar pemerintahan seperti PDIP ini.

Hal itu diperlukan agar mekanisme checks and balances (sistem pengawasan dan keseimbangan) dalam pemerintahan.

"Padahal kami hanya menjalankan mekanisme demokrasi bahwa ada yg di dalam, ada yg di luar, agar ada mekanisme checks and balances," ungkap Guntur.

Lebih lanjut Guntur juga mengakui bahwa PDIP memang merasakan adanya risiko politisasi dan kriminalisasi dengan kasus hukum.

Guntur lantas mengungkit kembali kasus hukum yang menimpa Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca juga: Noel Ungkap Sinyal Menkeu Purbaya akan ‘Dinoelkan’, Singgung Penangkapan di Bea Cukai

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved