KSPSI Dorong Hubungan Industrial Harmonis di Tengah Tekanan Global
Andi Gani menyoroti dampak situasi global terhadap dunia usaha, termasuk konflik di Iran.
Ringkasan Berita:
- KSPSI mendorong hubungan industrial harmonis untuk jaga stabilitas usaha dan tenaga kerja.
- Tekanan global seperti konflik Iran picu kenaikan biaya bahan baku dan ganggu ekspor.
- Pemda dimina siapkan kawasan industri baru guna tarik investasi dan buka lapangan kerja.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meresmikan Sekretariat DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan di Jalan RE Martadinata, Cijoho, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).
Dalam sambutannya, Andi Gani, mengatakan keberadaan sekretariat ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam membangun hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja.
"Semoga kantor ini menjadi tempat menjalin hubungan industrial antara perusahaan dan serikat pekerja. Kuningan saat ini semakin maju dengan banyaknya perusahaan yang membuka usaha, yang tentunya akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat," kata Andi Gani dikutip, Jumat (10/4/2026).
Andi Gani yang juga Penasihat Kapolri ini menegaskan komitmen KSPSI untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong pembangunan daerah, tanpa meninggalkan karakter Kuningan sebagai kawasan konservasi di Jawa Barat.
Selain itu, Andi Gani menyoroti dampak situasi global terhadap dunia usaha, termasuk konflik di Iran yang turut memengaruhi harga bahan baku dan jalur ekspor internasional.
"Bahan baku semakin mahal, ekspor ke Amerika dan Eropa sempat terhambat karena jalur tertutup. Dampaknya dirasakan hampir semua negara, bukan hanya Indonesia," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas pada 1 Mei mendatang, serta mengundang perwakilan pekerja dari Kuningan untuk turut hadir.
Perkuat relasi buruh, pengusaha, dan pemerintah
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menilai, peresmian sekretariat ini bukan sekadar simbol hadirnya organisasi, melainkan momentum penting dalam memperkuat relasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
"Ini bukan hanya ruang sekretariat, tetapi momentum bagaimana kita menyadari pentingnya hubungan yang sehat antara buruh dan pengusaha. Keduanya saling membutuhkan," ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui kolaborasi tripartit antara Pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.
Lebih lanjut, Dian mengaku saat ini Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah menyiapkan kawasan industri di wilayah timur dengan potensi investasi.
"Kawasan industri ini akan tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen kita menjaga Kuningan sebagai daerah konservasi," katanya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Anggota DPRD Jawa Barat Ika Siti Rahmatika, serta Kapolres Kuningan AKBP M. Ali Akbar.
Adapun peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue, dilanjutkan doa bersama, ramah tamah, serta peninjauan ruangan sekretariat yang diharapkan menjadi rumah bersama bagi para pekerja di Kabupaten Kuningan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/membangun-hubungan-industrial-n-serikat-pekerja.jpg)