Reformasi Polri
Menakar Komitmen Kapolri, Reformasi Polri Diarahkan Penguatan Integritas dan Keterbukaan Institusi
Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama menilai bahwa penguatan transparansi dalam penindakan terhadap personel Polri.
Ringkasan Berita:
- Dorongan percepatan reformasi di Kepolisian Negara Republik Indonesia dinilai wajar sebagai bagian dari proses pembenahan institusi menghadapi tantangan hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat.
- Menurut Habiburokhman, di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo, Polri mulai terbuka dan tegas menindak anggota bermasalah, menunjukkan pelanggaran adalah ulah oknum, bukan kebijakan institusi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upaya akselerasi reformasi di tubuh Polri kini tengah menjadi sorotan publik.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari proses pendewasaan institusi dalam menghadapi berbagai tantangan serta dinamika hukum di tengah masyarakat.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman bahkan mengatakan desakan percepatan reformasi Polri yang belakangan menjadi perbincangan dinilai wajar.
Namun, ia mengatakan seiring dengan perkembangannya, Korps Bhayangkara mulai menunjukkan transformasinya dengan tidak memandang bulu bagi anggotanya yang bermasalah.
Habiburokhman bahkan menyebut, Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak alergi terhadap keterbukaan.
Baginya, transparansi adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa pelanggaran yang terjadi dilakukan oknum bukan merupakan kebijakan institusi.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama menilai bahwa penguatan transparansi dalam penindakan terhadap personel yang melakukan pelanggaran menjadi indikator penting dalam proses transformasi tersebut.
Sandri memandang, apa yang disampaikan oleh pimpinan Komisi III DPR RI merupakan gambaran dari realitas yang kini tengah diupayakan oleh kepolisian dalam menjaga kepercayaan publik.
"Apa yang disampaikan Pak Habiburokhman itu merupakan realitas yang terjadi saat ini, di mana Polri berupaya terus menunjukkan keterbukaan dalam setiap langkah penindakan terhadap oknum yang melanggar aturan," ujar Sandri, Rabu (15/4/2026).
Menurut Sandri, sejak berada di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Korps Bhayangkara secara konsisten melakukan pembenahan internal yang berkelanjutan.
Pihaknya mencatat bahwa penekanan terhadap nilai-nilai integritas menjadi landasan utama bagi personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
Sandri juga menambahkan bahwa komitmen Kapolri dalam mengarahkan institusi agar lebih adaptif dan transparan merupakan langkah nyata untuk menjawab ekspektasi masyarakat.
Baca juga: Polri Monitoring Travel Nakal Cegah Jemaah Haji Ilegal
“Sejak dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Polri terus menunjukkan arah transformasi. Kapolri kerap menekankan pentingnya menjadi institusi yang berintegritas dan transparan sebagai bagian dari tanggung jawab kepada publik,” pungkas Direktur Haidar Alwi Institut ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sandri-rumanama-smmi.jpg)