Jumat, 17 April 2026

Ijazah Jokowi

Jokowi Didemo Roy Suryo Cs di DPR, Razman Nasution: Jumlah Massanya Tak Seberapa

Razman Nasution menilai demo Roy Suryo di depan gedung DPR RI kecil, dipicu SP3 & gugatan CLS, serta coba bangun narasi baru.

Penulis: Rakli Almughni

Ringkasan Berita:
  • Razman Nasution menilai jumlah massa demo Roy Suryo di DPR tidak besar dan hanya untuk mencari perhatian.
  • Demo dipicu kekecewaan atas SP3 Rismon Sianipar serta ditolaknya gugatan CLS kasus ijazah Jokowi.
  • Razman menyebut Roy Suryo cs mencoba membangun narasi baru, melibatkan isu lain dan tokoh seperti Jusuf Kalla.

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Nasution, menilai jumlah massa yang ikut Roy Suryo melakukan aksi demonstrasi terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026), tidak terlalu banyak.

Razman mengatakan bahwa Roy Suryo dan kawan-kawan melakukan aksi demonstrasi tersebut karena mereka kecewa atas terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Rismon Sianipar dan ditolaknya gugatan citizen lawsuit (CLS) kasus ijazah Jokowi.

"Bagi saya kedatangan Roy dan kawan-kawan ke DPR itu hanya sebagai ungkapan ingin mendapat perhatian dari DPR," kata Razman Nasution, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Official iNews, Kamis (16/4/2026).

Menurut Razman, Roy Suryo kini makin tersudut karena ruang untuk menyuarakan polemik ijazah Jokowi makin sempit.

"Mereka ingin membuktikan kepada publik bahwa posisi hari ini, kesempitan itu, maka diluapkan melalui sebuah kebersamaan di gedung DPR yang jumlah massanya tidak seberapa," kata dia.

Pengacara kontroversial itu menyebut bahwa Roy Suryo cs berupaya untuk membuat narasi baru dalam demo itu.

DEMO DI DPR - Massa aksi peringatan '1 Tahun membongkar ijazah palsu Jokowi' mulai memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
DEMO DI DPR - Massa aksi peringatan '1 Tahun membongkar ijazah palsu Jokowi' mulai memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah)

"Mereka di Polda Metro bergerak ke DPR. Ada lawyer, ada juga tersangka, ada Roy, ada Rustam dan lain-lain," ujarnya.

"Mereka bukan saja lagi bicara tentang ijazah di situ, tapi sudah bicara masalah kasus-kasus yang lain."

"Contoh tangkap dan adili Jokowi, dan lain sebagainya. Enggak ada hubungannya sama ijazah," tegasnya.

Baca juga: Roy Suryo Buka Kemeja Saat Aksi di DPR, Tutup Nama Rismon Pakai Plester di Kaos Jokowis White Paper

Lebih lanjut, Razman mengatakan bahwa Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla juga telah masuk ke dalam persoalan ijazah Jokowi.

"Saya mau katakan bahwa mereka ini mencoba membangun satu narasi baru bahwa kalau masalah ijazah mereka mulai tersudut, buka narasi yang baru sehingga mencari kawan untuk jadi bertempur baru," ucap Razman.

"Contoh, Pak JK ini kan masuk ke dalam pertempuran ini hari ini gara-gara persoalan ini," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Roy Suryo cs melakukan aksi demonstrasi bertajuk '1 Tahun membongkar ijazah palsu Jokowi' di depan gedung DPR RI.

Mereka menuntut keras pemerintahan Jokowi hingga mengkritik kepemimpinan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Spanduk "TANGKAP dan ADILI JOKOWI!" dan "MAKZULKAN GIBRAN" dibentangkan massa Roy Suryo cs di tengah jalan raya.

(Tribunnews.com/Rakli/Alfarizy)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved