Pimpinan DPR: Indonesia Punya Peluang Miliaran Dolar dari Investasi Hijau
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati sebut Indonesia punya peluang miliaran dolar dari investasi hijau berbasis pasar karbon.
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati tegaskan Indonesia punya peluang besar investasi hijau bernilai miliaran dolar.
- Potensi pasar karbon berintegritas tinggi jadi kunci, dengan hutan tropis sebagai aset strategis.
- DPR dorong kolaborasi lintas sektor untuk membangun pasar karbon transparan dan kredibel.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan Indonesia memiliki peluang besar dalam mengembangkan investasi hijau bernilai miliaran dolar melalui penguatan pasar karbon berintegritas tinggi.
Hal itu disampaikan Sari saat menghadiri forum diskusi bertajuk “Towards High-Integrity Carbon Markets in Indonesia: Progress and Prospects” di Washington, DC, di hadapan perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi mitra, lembaga sertifikasi, serta organisasi internasional, Selasa, 14 April 2026.
Dalam pidatonya, Sari menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai salah satu negara dengan hutan tropis terbesar di dunia, yang menjadikannya pemain penting dalam upaya global menghadapi krisis iklim.
“Hutan kita bukan hanya bernafas untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” kata Sari, sebagaimana dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Indonesia seperti hutan, lahan, dan ekosistem mangrove merupakan aset strategis yang berperan besar dalam menyerap karbon.
“Dengan mengukur potensi penyerapan karbon dari ekosistem tersebut, Indonesia diyakini dapat membuka peluang investasi hijau bernilai miliaran dolar,” ujarnya.
Sari Yuliati juga menekankan bahwa krisis iklim bukan lagi sekadar isu akademis, melainkan realitas yang dirasakan langsung di berbagai provinsi.
Karena itu, pengembangan solusi berbasis alam (nature-based solutions) dinilai menjadi jalan penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Baca juga: Revisi UU Pemilu Berisiko Dikuasai Kepentingan Partai, Perlu Diarahkan untuk Reformasi Parpol
Sari turut mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di dalam negeri maupun internasional, untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menekankan pentingnya membangun pasar karbon yang transparan, kredibel, dan berkelanjutan guna mendukung upaya global dalam menekan laju perubahan iklim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPR-RI-Sari-Yuliati-diskusi-Carbon-di-Washington-DC-Amerika-Serika.jpg)