Wapres Gibran Bertolak ke Papua untuk Kunjungan Kerja
Wapres Gibran melakukan kunjungan kerja ke Papua, pada Senin, (20/4/2026), dia akan mengunjungi Kota Nabire, Timika, Sorong dan Raja Ampat
Ringkasan Berita:
- Wapres Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Papua, pada Senin, (20/4/2026).
- Selama di Papua, Gibran akan berkeliling di kota Nabire, Timika , Sorong, dan Raja Ampat.
- Gibran akan mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari pendidikan, Kebudayaan, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan, dan meninjau infrastruktur lainnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Papua, pada Senin, (20/4/2026) hari ini.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul, 05.30 WIB.
Rencananya Gibran akan mengunjungi kota Nabire, Timika , Sorong, dan Raja Ampat.
Di Papua, Gibran akan mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari pendidikan, Kebudayaan, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan, dan meninjau sejumlah infrastruktur lainnya.
Papua menjadi satu di antara fokus perhatian pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya dalam kunjungan ke Papua pada pertengahan Januari lalu, Gibran memastikan program quick wins akan berjalan optimal di Papua.
Terjadi 2 Penembakan di Papua, 7 Hari Sebelum Kunjungan Wapres Gibran
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan penembakan terhadap seorang anak di Papua.
"TNI memandang perlu menyampaikan keterangan resmi guna memberikan pemahaman yang utuh," kata Aulia ditulis Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua kejadian berbeda yang sama-sama terjadi pada tanggal 14 April 2026 di lokasi yang tidak sama, sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai satu peristiwa yang saling berkaitan.
Baca juga: Menteri HAM Natalius Pigai Minta TNI Klarifikasi Soal Penembakan yang Tewaskan Warga di Puncak Papua
Kejadian pertama terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Papua, di mana berdasarkan laporan masyarakat terdapat keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah tersebut.
"Menindaklanjuti informasi tersebut, prajurit TNI melaksanakan patroli dan pengecekan. Saat tiba di lokasi, tim mendapat tembakan dari kelompok bersenjata tersebut sehingga terjadi kontak tembak. Dalam peristiwa ini, empat orang dari kelompok bersenjata OPM berhasil dilumpuhkan," kata Aulia.
Dari lokasi kejadian, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, satu selongsong peluru, busur dan anak panah, serta berbagai senjata tajam seperti parang, kapak, pedang, dan pisau.
Selain itu ditemukan pula perlengkapan komunikasi berupa beberapa unit telepon genggam dan handy talky (HT), bendera OPM, serta dokumen identitas dan perlengkapan pribadi lainnya.
Baca juga: Kesaksian Korban Konflik di Puncak Papua Tengah: 12 Orang Tewas, Ratusan Warga Mengungsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Wapres-Gibran-saat-rayakan-Paskah-di-NTT.jpg)