Selasa, 28 April 2026

OTT KPK di Bea Cukai

Periksa Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada, KPK Dalami Pengaturan Cukai

KPK terus melakukan pengembangan penyidikan secara maraton terkait skandal dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Bea dan Cukai.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
JUBIR KPK - Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dijumpai wartawan saat wawancara cegat di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/4/2026). Ia menyebut KPK terus melakukan pengembangan penyidikan secara maraton terkait skandal dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Bea dan Cukai. 

Skandal korupsi DJBC ini sendiri bermula dari OTT pada awal Februari 2026 terkait manipulasi parameter jalur merah di angka 70 persen untuk barang impor milik PT Blueray yang menyeret mantan Direktur P2 DJBC, Rizal.

Seiring berjalannya waktu, penyidikan kasus ini terus menunjukkan perkembangan progresif.

Pekan lalu, KPK baru saja menyita tambahan aset berupa logam mulia dan valuta asing senilai sekitar Rp 2 miliar dari sebuah safe deposit box (SDB) di Medan.

Di sisi lain, berkas perkara tiga petinggi PT Blueray selaku pemberi suap kini telah resmi dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk segera disidangkan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved