Pidato Perdana Dudung di KSP: Orang-orang Banyak Persepsi, Kita Sudah Bicara Data
Dudung menyatakan bahwa KSP memiliki keunggulan karena mengetahui kondisi riil di lapangan.
Ringkasan Berita:
- Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi memulai tugasnya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melalui proses serah terima jabatan (sertijab) di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
- Dalam pidato perdananya, Dudung mengatakan bahwa bekerja berdasarkan data lapangan untuk menghadapi berbagai asumsi dan persepsi publik.
- Dudung menyatakan bahwa KSP memiliki keunggulan karena mengetahui kondisi riil di lapangan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi memulai tugasnya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melalui proses serah terima jabatan (sertijab) di Kantor KSP, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
Dalam pidato perdananya, Dudung mengatakan bahwa bekerja berdasarkan data lapangan untuk menghadapi berbagai asumsi dan persepsi publik.
Baca juga: Rekam Jejak Dudung Abdurachman yang Dilantik Jadi Kepala KSP, Pernah Copot Baliho Habib Rizieq
Dudung menyatakan bahwa KSP memiliki keunggulan karena mengetahui kondisi riil di lapangan.
Ia meminta jajarannya tidak terganggu dengan analisis atau persepsi negatif yang berkembang di masyarakat selama kerja-kerja pemerintah didukung oleh data yang kuat.
"Orang-orang banyak berbicara, menganalisis, mempersepsikan masing-masing, bahwa kita kan sudah berbicara tentang data, kita berbicara di lapangan, kita juga berbicara dengan berbagai macam permasalahan-permasalahan yang kita hadapi," ujar Dudung di hadapan staf KSP.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menambahkan bahwa perbedaan persepsi di ruang publik adalah hal yang wajar. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran KSP menyikapi kritik maupun perbedaan pendapat tersebut dengan bijaksana.
"Tetapi kalau misalnya masih banyak persepsi-persepsi yang berbeda, ya kita anggap biasa, kalau nggak gitu nanti dunia ini enggak lengkap. Jadi harus ada orang-orang seperti itu dan kita harus bisa menghadapinya ya secara arif dan bijaksana," tuturnya.
Dudung juga menyinggung tantangan di era digital. Menurutnya, KSP saat ini berada di tengah pusaran perang informasi dan media yang memerlukan kecermatan dalam bertindak.
"Karena di sini sekarang perang sudah perang informasi, perang media yang harus kita sikapi dengan bijak karena kalau nggak kita sikapi dengan bijak pasti ada persepsi-persepsi yang berbeda," tegas Dudung.
Baca juga: Dudung Abdurachman Akui Bakal Dilantik Prabowo Hari Ini, Gantikan Qodari Jadi KSP
Terkait kelanjutan program, Dudung memastikan akan mengawal penuh seluruh program prioritas nasional dan program unggulan Presiden Prabowo Subianto agar tuntas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Ia juga meminta staf KSP untuk tetap terbuka dalam memberikan informasi yang akurat kepada badan pemerintah lainnya.
"Saya minta Pak Qodari ke sini udah seperti rumah sendiri, jangan canggung canggung, datang, silakan saja, dan staf berikan informasi yang seakurat mungkin," pungkasnya.
Sebagai informasi, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional. Ia kini menggantikan Qodari yang berpindah tugas memimpin Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dudung-sertijabbbbb-ksp.jpg)