Rabu, 29 April 2026

Dubes Rusia Sebut Hubungan Prabowo dan Putin Sebagai Sahabat dan Mitra Strategis

Kedekatan Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin disebut-sebut menjadi motor penggerak utama pesatnya hubungan bilateral kedua negara

Tayang:
TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL
DUBES RUSIA - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Republik Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov berbincang dalam podcast yang digelar di Studio Tribunnews, Jakarta, Senin (27/4/2026). Dalam perbincangannya, Sergei membahas mengenai hubungan bilateral antara Federasi Rusia dengan Republik Indonesia hingga perkembangan dari penjajakan kerjasama yang dilakukan kedua negara. 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo dan Putin sudah empat kali bertemu dalam setahun terakhir
  • Seringnya Prabowo bertemu Putin menunjukkan posisi strategis Indonesia di mata Rusia
  • Rusia memandang Indonesia bukan sekadar mitra dagang, melainkan pemimpin informal di kawasan Asia Tenggara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kedekatan personal antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin disebut-sebut menjadi motor penggerak utama pesatnya hubungan bilateral kedua negara belakangan ini.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, meluruskan informasi mengenai intensitas pertemuan kedua tokoh dunia tersebut.

Sergei menyebut, keduanya setidaknya sudah bertemu sebanyak empat kali dalam setahun terakhir.

Hal itu disampaikan Dubes Sergei saat sesi wawancara khusus dengan Tribunnews.com, Senin (27/4/2026).

"Sebenarnya empat kali. Ada tiga kunjungan Bapak Prabowo ke Rusia; Juni lalu di Saint Petersburg, Desember tahun lalu, dan April ini di Moskow. Namun jangan lupa mereka sempat berbincang singkat pada September lalu di Tiongkok. Jadi katakanlah empat kali," ujar Sergei.

Baca juga: Pemerintah klaim membawa pulang minyak setelah Prabowo berjumpa Putin – Mengapa Indonesia melirik Rusia?

Intensitas pertemuan yang tinggi ini, menurut Sergei, menunjukkan posisi strategis Indonesia di mata Kremlin. 

Rusia memandang Indonesia bukan sekadar mitra dagang, melainkan pemimpin informal di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Sergei menambahkan, tahun lalu kedua pemimpin telah mengadopsi deklarasi kemitraan strategis yang mencakup segala aspek, mulai dari militer, ekonomi, hingga pendidikan.

Diplomasi antara Prabowo dan Putin ini diharapkan dapat membuahkan hasil nyata dalam waktu dekat, terutama dengan rencana kehadiran delegasi besar Indonesia ke Kazan, Rusia pada Mei mendatang.

Baca juga: RI Dapat Impor Minyak dari Rusia usai Prabowo Temui Putin, Bahlil: InsyaAllah Bulan Ini Bisa Dikirim

"Indonesia adalah teman dan mitra kami. Kami memahami peran Indonesia sebagai negara besar, negara dengan populasi muslim yang besar, dan secara ekonomi benar-benar pemain kunci di Asia Tenggara," jelasnya.

Prabowo Dapat Dua Undangan Dari Putin

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mendapat dua undangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengunjungi Rusia.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa pada Mei 2026, Presiden Prabowo diundang Putin untuk menghadiri acara yang digelar di Kazan, Rusia.

“Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei,” kata Sugiono dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, (14/4/2026).

Selain itu, Presiden Prabowo juga diundang untuk menghadiri pameran industri besar yang akan digelar pada Juli 2026.

Namun Sugiono tidak menjelaskan lebih jauh mengenai acara tersebut serta siapa saja pemimpin negara di dunia yang diundang Putin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved