Selasa, 28 April 2026

Indonesia Tegaskan Identitas sebagai Negara Maritim Berkelanjutan

Indonesia kembali menegaskan identitasnya sebagai negara maritim berkelanjutan melalui penyelenggaraan Marine Actions Expo.

Tayang:
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Wahyu Aji
HO/IST
NEGARA MARITIM - Marine Actions Expo 2026 di Jakarta jadi ajang kolaborasi lintas sektor, tegaskan Indonesia sebagai negara maritim.  
Ringkasan Berita:
  • Indonesia menegaskan posisi sebagai negara maritim berkelanjutan.
  • Indonesia disebut sebagai negara maritim karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari laut dan kepulauan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kembali menegaskan identitasnya sebagai negara maritim berkelanjutan melalui penyelenggaraan Marine Actions Expo (MAX) 2026 di Jakarta pada 24-26 April 2026.

Ajang ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang mengusung tema ekonomi biru, menekankan keseimbangan antara pertumbuhan industri kelautan dan konservasi lingkungan.

"Ajang ini menjadi ruang temu bagi komunitas, pelaku industri, dan generasi muda untuk saling terhubung, berkolaborasi, serta membangun masa depan sektor bahari Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan," kata Nunung Hasan Founder MAX dalam keterangannya pada Selasa (28/4/2026).

Indonesia disebut sebagai negara maritim karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari laut dan kepulauan.

Dari total luas wilayah Indonesia, sekitar 70 persen adalah perairan, dengan lebih dari 17.000 pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia (lebih dari 95.000 km).

Kekayaan sumber daya laut yang meliputi perikanan, energi, mineral, hingga pariwisata bahari.

Posisi strategis di jalur perdagangan internasional, termasuk Selat Malaka dan Selat Sunda.

Budaya maritim yang kuat, tercermin dari sejarah kerajaan-kerajaan nusantara yang berjaya lewat jalur laut.

Identitas maritim ini bukan hanya soal geografi, tetapi juga menyangkut ekonomi, politik, dan budaya. 

Laut menjadi penghubung antar-pulau, sumber kehidupan masyarakat pesisir, sekaligus pintu gerbang Indonesia ke dunia.

"Kami menghadirkan kolaborasi lintas sektor dalam satu panggung megah yang menyatukan industri, komunitas, dan pecinta laut Indonesia," kata dia.

Di acara ini, UMKM lokal, komunitas bahari, serta perwakilan daerah dari seluruh Indonesia, mulai dari Papua, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Kepulauan Seribu.

Kehadiran berbagai brand ternama di sektor diving dan underwater photography turut memperkuat posisi sebagai expo bahari dengan standar internasional.

"Ini menjadi tonggak penting bahwa Indonesia siap memiliki expo bahari kelas dunia yang lahir dari kekuatan lokal," tambahnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved