Selasa, 28 April 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Sebelum Insiden Bekasi Timur, KA Argo Bromo Anggrek Pernah Kecelakaan Tahun 2010, Tewaskan 35 Orang

KAJJ Argo Bromo Anggrek pernah kecelakaan sebelum insiden di Bekasi Timur, tepatnya di Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, pada tahun 2010.

Tayang:
Wikipedia
KECELAKAAN KERETA API - Momen setelah insiden kecelakaan KAJJ Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi-Jakarta Gambir yang menabrak KA Senja Utama jurusan Pasar Senen-Semarang Tawang pada 2 Oktober 2010 di Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah. Insiden ini mengakibatkan 35 orang tewas. 

Ringkasan Berita:
  • KAJJ Argo Bromo Anggrek pernah terlibat kecelakaan sebelum insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
  • Kecelakaan itu terjadi pada 2 Oktober 2010 silam ketika kereta tersebut menabrak KA Senja Utama.
  • Akibat insiden ini, total ada 35 orang tewas.
  • Salah satu penyebab kecelakaan yakni masinis KAJJ Argo Bromo Anggrek sempat mengantuk ketika ada sinyal merah yang berarti berhenti. Dia tidak sempat melakukan pengereman.

TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek tidak baru sekali saja terjadi.

Diketahui, KAJJ Argo Bromo Anggrek mengalami kecelakaan setelah menabrak KRL Commuter Line lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026).

Insiden bermula ketika diduga adanya mobil taksi listrik yang terlebih dahulu tertemper KRL pada jalur atau rel ke arah Jakarta. Peristiwa ini mengakibatkan perjalanan kereta api lain terganggu.

Kemudian, KRL yang menuju ke Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Namun, di saat yang bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju di jalur yang sama.

Akibatnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL lintas Cikarang.

Hingga Selasa (28/4/2026), korban tewas akibat insiden ini sejumlah 15 orang. Sementara, puluhan orang lainnya mengalami luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Bekasi.

Baca juga: Selamat dari Maut, Sausan Ungkap Ketakutan Penumpang di Sekitarnya: Tak Mau Naik Kereta Lagi

Ternyata, kecelakaan kereta api yang melibatkan KAJJ Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi-Gambir juga pernah terjadi pada tahun 2010 silam, tepatnya di Km113+400/300 emplasemen Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah.

Dalam kecelakaan maut ini, tabrakan terjadi antara KAJJ Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama jurusan Pasar Senen-Semarang Tawang.

Insiden ini mengakibatkan 35 orang tewas, 29 orang luka berat, dan lima orang luka ringan.

Selain itu, tabrakan turut mengakibatkan tiga unit rumah warga rusak akibat tertimpa gerbong kereta yang terguling.

Berikut kronologi tabrakan tersebut berdasarkan hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)

Kronologi

Peristiwa bermula pada 2 Oktober 2010 sekira pukul 02.09 WIB ketika masinis KAJJ Argo Bromo Anggrek (kode KA 4) mengontak pusat kendali di Semarang melalui radio lokomotif untuk memastikan kereta api yang dikendarainya masuk dalam pemantauan.

Permintaan ini pun dikonfirmasi oleh pihak pusat kendali di Semarang.

Setelah itu, KA Senja Utama (kode KA 116) tiba di Stasiun Pemalang pada pukul 02.21 WIB dan diberangkatkan kembali pukul 02.23 WIB menuju Stasiun Petarukan.

Kemudian, pada pukul 02.32 WIB, KA Senja Utama memasuki Stasiun Petarukan dan berhenti di jalur III.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved