Bahlil Kembali Sebut Kampusnya Tak Ditemukan di Google: Kampus Tak Jamin Kualitas Mahasiswa
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku sebagai lulusan dari kampus yang namanya tidak bisa ditemukan di mesin pencarian Google.
"Waktu saya gabung dengan Pak Jokowi di Kabinet Indonesia Maju, kabinet beliau, kabinet Pak Jokowi, saya agak aneh juga beliau dipilih jadi Menteri Investasi," kata Prabowo dikutip dari Tribun Tangerang.
"Biasanya Menteri Investasi itu lulusan universitas di Amerika. Ya kan? Harvard University. Atau Stanford. Atau Berkeley. Kalau enggak Amerika, minimal Inggris lah. Oxford University, Cambridge, atau Sorbonne."
"Benar ini, serius. Aneh ini, kenapa Pak Jokowi milih Pak Bahlil Menteri Investasi. Apalagi beliau dari Papua kan. Biasanya jabatannya itu Menteri Pembangunan Desa Tertinggal. (Tapi) beliau dipilih Menteri Investasi coba," katanya.
Prabowo pun akhirnya bertanya langsung kepada Bahlil mengenai latar belakang universitasnya meski diawali dengan perasaan tidak enak. Bahlil mengakui kampusnya tidak ada di mesin pencarian Google.
"Waktu saya ketemu, saya tanya, 'Pak Bahlil, Anda...', pelan-pelan saya nanyanya, enggak enak, tersinggung nanti. 'Pak Bahlil, anda lulus dari universitas mana?'" kata Prabowo.
Prabowo kemudian mendapat jawaban yang tidak disangkanya.
"'Pak, universitas saya enggak ada di Google,'" kata Prabowo menirukan jawaban Bahlil.
Baca juga: Gelar Doktor Bahlil Ditangguhkan, Praktisi Hukum Desak 2 Dekan UI Pembimbing Bahlil Disidang Etik
(Tribunnews/Febri/Tribun Tangerang/Joseph Wesly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bahlil-pertamax-92.jpg)