Program Makan Bergizi Gratis
Dudung Bakal Audit Program Makan Bergizi Gratis: Kalau Temukan Penyimpangan, Saya Buka Pelakunya
Dudung akan mengungkap identitas oknum yang bermain dalam program tersebut kepada publik jika ditemukan adanya praktik ketidakjujuran.
Ringkasan Berita:
- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan pihaknya akan mengaudit secara ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Dudung akan mengungkap identitas oknum yang bermain dalam program tersebut kepada publik jika ditemukan adanya praktik ketidakjujuran.
- Langkah ini diambil menyusul adanya kritik pengelola SPGG terkait isu suspensi insentif pada sejumlah program namun dana tetap mengalir.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan pihaknya akan mengaudit secara ketat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan tidak ada penyimpangan anggaran.
Dudung akan mengungkap identitas oknum yang bermain dalam program tersebut kepada publik jika ditemukan adanya praktik ketidakjujuran.
Baca juga: Unhas Jadi Kampus Pertama Punya Dapur MBG di Indonesia, Siapkan Standar Nasional
Langkah ini diambil menyusul adanya kritik pengelola SPGG terkait isu suspensi insentif pada sejumlah program namun dana tetap mengalir.
"Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, ‘Pak Dudung coba dicek’. Karena kan program prioritas nasional ini salah satunya adalah untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden, ya salah satunya MBG (Makan Bergizi Gratis)," ujar Dudung di Kantor KSP, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026).
Dudung menjelaskan bahwa KSP akan segera bergerak melakukan pengecekan lapangan dengan mengaktifkan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk menjamin stabilitas dan akuntabilitas program prioritas pemerintah.
"Maka saya akan mengaktifkan kembali berkolaborasi dengan stakeholder terkait. Minta doanyalah," tambahnya.
Baca juga: Lebih Rumit dari Pemilu, APPMBGI: Kelola Program MBG Butuh Kesabaran Ekstra
Mantan KSAD tersebut memberikan peringatan bahwa dirinya tidak akan menutup-nutupi temuan negatif di lapangan. Ia berkomitmen untuk menjaga transparansi karena program ini menggunakan dana negara yang besar.
"Nanti dan kalau saya temukan, saya akan langsung buka di wartawan. Sampaikan aja siapa pelakunya, siapa yang tidak benar, ya. Karena ini uang rakyat, rakyat harus tahu," pungkasnya.
Selain program MBG, Dudung juga menyebutkan bahwa pengawasan serupa akan dilakukan pada program prioritas lainnya. Salah satunya adalah Koperasi Merah Putih yang juga menjadi fokus utama kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MBG-puasa.jpg)