Daftar Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi Sepanjang 2026, Terbaru Bupati Sitaro Chyntia Kalangit
Sejauh ini, diketahui ada sebanyak tujuh kepala daerah yang terseret kasus korupsi, terbaru adalah Bupati Sitaro Chyntia Kalangit.
Ringkasan Berita:
- Melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepala daerah yang terjerat korupsi itu sebagian besar berada di tingkat Kabupaten dan Kota.
- Sejauh ini, diketahui ada sebanyak tujuh kepala daerah yang terseret kasus korupsi, terbaru adalah Bupati Sitaro Chyntia Kalangit.
- Bupati Sitaro ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana stimulan kepada korban bencana Gunung Ruang Sitaro, pada Rabu (6/5/2026).
TRIBUNNEWS.COM - Sudah ada sejumlah kepala daerah yang terjerat kasus korupsi sepanjang 2026, dimulai dari Januari 2026 hingga terbaru pada awal Mei 2026 ini.
Melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepala daerah yang terjerat korupsi itu sebagian besar berada di tingkat Kabupaten dan Kota.
Sejauh ini, diketahui ada sebanyak tujuh kepala daerah yang terseret kasus korupsi, terbaru adalah Bupati Sitaro Chyntia Kalangit.
Bupati Sitaro ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana stimulan kepada korban bencana Gunung Ruang Sitaro, Rabu (6/5/2026).
Berikut selengkapnya daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi, dari Januari hingga Mei 2026 ini.
1. Wali Kota Madiun, Maidi
Pada 19 Januari 2026 lalu, setelah dilakukan OTT, KPK menetapkan Wali Kota Madiun, Maidi, sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Maidi bersama sejumlah pihak lainnya diduga terlibat dalam praktik rasuah yang berkaitan dengan fee proyek infrastruktur serta penyalahgunaan dana sosial perusahaan (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Tim Satgas KPK juga turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.
Selain Maidi, KPK juga memeriksa secara maraton Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Thariq Megah, serta seorang rekanan kepercayaan wali kota.
Total terdapat sembilan orang yang diboyong ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan dari 15 orang yang diamankan saat OTT.
2. Bupati Pati Sudewo
Tak hanya Maidi, pada 19 Januari 2026, KPK juga menangkap Bupati Pati, Sudewo, dalam OTT KPK di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Baca juga: Profil Chyntia Ingrid Kalangit, Bupati Sitaro yang Jadi Tersangka Korupsi Dana Bencana Rp22,7 Miliar
Tidak sendirian, Sudewo ditangkap bersama sejumlah pihak, yakni dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa.
KPK mengonfirmasi kasus yang menjerat Bupati Pati Sudewo berkaitan dengan dugaan praktik suap pengisian jabatan perangkat desa, yakni Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Sekretaris Desa (Sekdes).
3. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq
Selanjutnya ada Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang ditetapkan sebagai tersangka setelah OTT KPK pada 3 Maret 2026 lalu.
Fadia diduga melakukan korupsi dalam proyek pengadaan barang dan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan, dengan mengintervensi proses tender proyek pemerintah daerah.