Jumat, 8 Mei 2026

Pengembangan Drone Tempur Bayraktar Kizimelma jadi Bagian Kemitraan Indonesia–Türkiye

Kemitraan strategis Indonesia–Türkiye melalui penandatanganan kerja sama pengembangan Bayraktar KIZILELMA pada ajang SAHA 2026.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Wikipedia
ALUTSISTA - Bayraktar KIZILELMA Unmanned Combat Aircraft (UCAV) sedang diparkir Teknofest Istanbul, Turkiye, tahun 2023. 
Ringkasan Berita:
  • Kemitraan strategis Indonesia–Türkiye diperkuat melalui penandatanganan kerja sama pengembangan Bayraktar KIZILELMA pada ajang SAHA 2026.
  • Kerja sama ini merupakan kelanjutan Joint Venture Agreement sejak 2025 untuk produksi lokal Bayraktar TB3 dan Bayraktar AKINCI di Indonesia, sekaligus memperluas kolaborasi ke pengembangan ekosistem industri dirgantara dan UCAV generasi baru mulai 2028.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Republikorp Group dan Baykar kembali memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Türkiye melalui penandatanganan perjanjian pengembangan Bayraktar KIZILELMA Unmanned Combat Aircraft (UCAV) pada ajang SAHA 2026 di İstanbul. 

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari Joint Venture Agreement (JVA) yang dimulai sejak 2025 untuk produksi lokal Bayraktar TB3 dan AKINCI di Indonesia.

Kini, kemitraan diperluas menuju pembangunan ekosistem industri dirgantara berkelanjutan dan pengembangan UCAV generasi baru.

Melalui kolaborasi antara Baykar dan PT Republik Aero Dirgantara, pengembangan operasional Bayraktar Kizilelma ditargetkan memperkuat kemampuan UCAV Indonesia mulai 2028.

Kerja sama mencakup transfer teknologi, pengembangan SDM, fasilitas MRO, pusat produksi dan integrasi lokal, sertifikasi tenaga ahli, hingga riset teknologi strategis masa depan. 

"Bersama Baykar, kami membangun ekosistem aerospace dan unmanned systems yang berkelanjutan, mulai dari produksi, maintenance, pengembangan SDM, hingga riset teknologi masa depan," ujar Chairman Republikorp Group, Norman Joesoef ditulis, Kamis (7/5/2026).

Sementara itu, CEO Baykar, Haluk Bayraktar, juga menekankan pentingnya kemitraan ini.

“Pengembangan Bayraktar Kizilelma menjadi tonggak baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Türkiye," ujarnya.

Kerja sama ini menandai transformasi berkelanjutan hubungan Indonesia–Türkiye menjadi kemitraan strategis industri pertahanan yang berorientasi pada transfer teknologi, pembangunan kapasitas nasional, dan inovasi industri pertahanan masa depan.

Bayraktar KIZILELMA adalah pesawat tempur nirawak (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) buatan perusahaan pertahanan Turki, Baykar.

Nama “KIZILELMA” dalam bahasa Turki berarti “Apel Merah”, simbol cita-cita besar dan visi strategis dalam sejarah Turki.

KIZILELMA dikembangkan sebagai drone tempur generasi baru yang memiliki kemampuan lebih maju dibanding UAV biasa karena dirancang untuk:

  • Melakukan misi tempur udara-ke-udara dan udara-ke-darat.
  • Beroperasi dengan kecepatan tinggi mendekati jet tempur.
  • Mendarat dan lepas landas dari kapal induk atau kapal perang pendek landasan.
  • Menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan avionik modern.
  • Memiliki jejak radar rendah (low radar cross section) sehingga lebih sulit terdeteksi.

Beberapa kemampuan utama Bayraktar KIZILELMA:

  • Membawa rudal dan bom pintar.
  • Operasi otonom dengan AI-assisted flight.
  • Manuver agresif untuk pertempuran udara.
  • Integrasi dengan armada pertahanan modern Türkiye.
  • Potensi operasi bersama drone lain dalam konsep “swarm warfare”.

KIZILELMA pertama kali diperkenalkan publik pada 2022 dan menjalani penerbangan perdana pada 2023.

Hingga kini platform tersebut terus dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan tempur, kecerdasan buatan, dan interoperabilitas dengan sistem pertahanan modern.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved