Selasa, 12 Mei 2026

Mutasi dan Promosi di Polri

Daftar 10 Kapolda Terbaru Alumni Akpol 1994 usai Mutasi Polri Mei 2026, Lengkap dengan Profil

Alumni Akpol 1994 mendominasi jabatan Kapolda dengan total 10 orang setelah Kapolri melakukan mutasi besar-besaran pada 7 Mei 2026.

Tayang:
Tribun Network
KAPOLDA AKPOL 1994 - Dari kiri kenan: Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto (Kapolda Sumut), Irjen Pol Asep Edi Suheri Kapolda Metro Jaya), Irjen Pol Anggoro Sukartono (Kapolda DIY), Irjen Pol Pipit Rismanto (Kapolda Jabar), dan Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar (Kapolda Kalbar). 

Di institusi Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri pernah mengisi sejumlah jabatan.

Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Kapolresta Tangerang, hingga Wakabareskrim Polri.

Berikut riwayat perjalanan karier Irjen Pol Asep Edi Suheri:

- Kasubbagbungkol Spripim Polri
- Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar (2011)
- Kapolres Sukabumi Polda Jabar (2012)
- Wakapolresta Bekasi Kota Polda Metro Jaya (2015)
- Kapolresta Tangerang Polda Banten (2016)
- Kabaglotas Set NCB Interpol Divhubinter Polri (2017)
- Wadirtipidter Bareskrim Polri (2020)
- Karokorwas PPNS Bareskrim Polri (2020)
- Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2021)
- Wakabareskrim Polri (2022)
- Kapolda Metro Jaya (Per 5 Agustus 2025).

3. Irjen Pol Pipit Rismanto

Irjen Pipit Rismanto adalah Kapolda Jawa Barat yang baru menjabat mulai 7 Mei 2026.

Ia adalah lulusan Akpol 1994 yang memiliki gelar S.I.K. (Sarjana Ilmu Kepolisian) dan M.H. (Magister Hukum).

Selain itu, ia juga telah meraih gelar Doktor dari Universitas Atma Jaya pada tahun 2025.

Nama lengkap berikut gelarnya yakni Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

Irjen Pipit Rismanto lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.

Ia pernah menjadi Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023 hingga Mei 2026.

Sepanjang kariernya, Pipit juga sudah pernah menjabat sebagai Dirtipidter Bareskrim Polri.

Ia juga memiliki rekam jejak yang cemerlang dalam kariernya sebagai anggota polisi.

Jenderal asal Salatiga ini tercatat pernah ditunjuk untuk memimpin tim khusus (timsus) bentukan Polri untuk menyelidiki kasus gagal ginjal akut pada anak pada Oktober 2022.

Selain itu, ia juga berhasil mengungkap kasus tambang ilegal yang terkait dengan mantan anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pun sudah pernah diembannya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved