Idul Adha 2026
Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Daerah, Nama, Bobot hingga Harganya
Presiden RI Prabowo Subianto membeli hewan kurban yang akan disalurkan ke sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya bernama Sontrot.
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto membeli hewan kurban yang akan disalurkan ke sejumlah daerah di Indonesia.
- Termasuk sapi di Peternakan Supardiono yang diberi nama Sontrot, berasal dari Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
- Selain itu, sapi lain yang dibeli Presiden bernama Sambo, milik Muhammad Roji, warga Kota Tangerang.
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Idul Adha tinggal menghitung hari, masyarakat mulai antusias mempersiapkan momen tersebut.
Presiden RI Prabowo Subianto pun telah mempersiapkan hewan kurban yang akan disalurkan ke sejumlah daerah di Indonesia.
Jelang Idul Adha, Kepala Negara membeli sejumlah hewan sapi dari para peternak lokal untuk dikurbankan ke beberapa daerah, seperti Tangerang, Banten.
Menariknya, sapi kurban yang dibeli Prabowo memiliki nama unik dan ciri khas masing-masing.
Seperti sapi milik peternak Supardiono (49), warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Sapi di peternakan Supardiono ini, dipilih untuk dijadikan hewan kurban Idul Adha 2026 oleh Presiden Prabowo.
Rasa bahagia sekaligus bangga pun dirasakan Supardiono.
Pemilik Ubi Jaya Farm itu, mengatakan sapinya bernama 'Sontrot' memiliki bobot sekitar 1,50 ton. Sontrot dibeli dengan harga Rp110 juta.
Sebelum dibeli oleh Presiden Prabowo, rupanya pemilihan hewan kurban menggunakan proses seleksi.
Selain itu, sapi yang dibeli Presiden yakni milik Muhammad Roji, warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Sapi Roji ini, merupakan jenis Brangus dengan bobot mencapai 1,1 ton. Roji memberi nama sapinya 'Sambo'.
Baca juga: Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Kurban Agar Sah dan Bernilai Ibadah Sempurna
Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Daerah
1. Sapi Berbobot 1,1 Ton Dibeli dari Peternak Kota Tangerang
Dikutip dari tangerangkota.go.id, Kepala Negara dipastikan bakal berkurban satu ekor sapi jumbo untuk masyarakat Kota Tangerang, Banten, tahun ini.
Sapi berbobot 1,1 ton diberi nama Sambo ini, berasal dari tempat penggemukan milik Muhammad Roji yang berlokasi di Kampung Gunung, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh.
Pemilik sapi, Muhammad Roji, mengatakan Sambo telah menjalani proses penggemukan di tempatnya selama tiga tahun terakhir.
Selama proses penggemukan, kata Roji, Sambo mendapatkan perlakuan khusus, mulai dari pola makan hingga kebersihan.
"Perawatannya khusus. Mandi rutin sehari dua kali pagi dan sore untuk memastikan kebersihan. Pakannya kita beri ampas tahu, konsentrat, hingga singkong," kata Roji, Rabu (13/5/2026).
Selain asupan nutrisi, kesehatan Sambo dipantau ketat, seperti rutin diberikan vitamin B Kompleks dan B12, serta telah menerima vaksinasi lengkap sesuai instruksi dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.
Bahkan, sebelum dipilih Presiden, Sambo telah melewati serangkaian uji kesehatan ketat.
Berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah, air liur, hingga kotoran, sapi ini dinyatakan negatif dari penyakit antraks maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Terkait harganya, sapi Sambo dijual sekitar Rp 120 jutaan.
"Alhamdulillah, Bapak Presiden telah membeli sapi saya. Harganya mencapai Rp122 juta," jelas Roji.
Sementara itu, mengenai titik lokasi masjid atau lokasi pastinya penyaluran hewan kurban, belum diketahui pasti.
Namun, yang pasti pengirimannya ke wilayah Kota Tangerang.
2. Sapi dari Sragen Bobot 9 Kuintal
Selain itu, Presiden juga membeli sapi jenis limosin bernama Glendoh dengan berat 9 kuintal, seharga Rp 80 juta.
Sapi tersebut, dimiliki oleh Hadi Sumanto (84), warga Dukuh Tugu, RT 1/RW 12, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
Hadi merupakan pria yang hobi merawat, membesarkan, dan berdagang sapi ternaknya. Ia mulai menekuni hobinya sejak tahun 1980.
"Saya hobi dagang sapi saat masih usia 30-an atau sejak 1980 sampai sekarang," kata Hadi, Rabu (13/5/2026), dilansir TribunSolo.com.
Ia mengatakan, hobinya ditekuni sejak memiliki anak hingga kini sudah memiliki cucu.
Kini, Hadi mengaku senang sapinya yang sudah dirawatnya selama dua tahun itu, dibeli Presiden Prabowo Subianto.
"Dirawat sejak umur 1,5 tahun hingga usia 3,5 tahun, Glendoh dibeli Bapak Presiden dengan harga Rp 80 juta dan berat 9 kuintal," jelasnya.
"Saya senang, bersyukur. Harapannya sapi saya bisa dipesan lagi," imbuhnya.
3. Sapi dari Sukoharjo Bobot 1 Ton
Kebahagian lain juga dirasakan oleh Pemilik peternakan di Sukoharjo, Jawa Tengah, bernama Kuncoro.
Kuncoro memiliki sapi dengan bobot 1 ton 13 kilogram yang diberi nama 'Parikesit'.
Sapi di peternakan Mulyani Rejeki Farm Sukoharjo ini, dipilih jadi sapi kurban Prabowo Subianto.
Tak heran, sapi jumbo jadi perhatian publik, apalagi Parikesit ternyata memiliki sifat yang cukup pemalu.
Masih mengutip TribunSolo.com, sapi berwarna cokelat itu beberapa kali terlihat gelisah ketika banyak orang mendekat untuk melihatnya di kandang Mulyani Rejeki Farm, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Minggu (10/5/2026).
Penjaga kandang beberapa kali terlihat menenangkan Parikesit di tengah keramaian warga dan awak media. Namun, ketika diberi pakan, sapi jantan berusia empat tahun itu, terlihat lebih santai.
Meski demikian, Kuncoro menjelaskan, Parikesit mendapatkan perawatan khusus sejak kecil.
Sapi berukuran besar itu, membutuhkan perhatian ekstra agar tetap sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden.
Selain pakan bernutrisi tinggi, perawatan rutin seperti menjaga kebersihan kandang, memandikan sapi hingga vaksinasi juga dilakukan secara berkala.
Parikesit adalah sapi peranakan Simental hasil persilangan sapi PO dengan pejantan Simental melalui program inseminasi buatan.
Kuncoro menyebut, sapi tersebut dirawat secara khusus sejak kecil, termasuk proses pembibitan yang dilakukan oleh mantri ternak terbaik di Sukoharjo.
Baca juga: Cerita Supardiono, Pemilik Sontrot Sapi Bantul Berbobot 1,5 Ton Dipilih Jadi Hewan Kurban Prabowo
4. Sapi di Bantul Bobot 1,5 Ton
Peternak Supardiono (49), warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta juga merasakan kebahagiaan yang sama.
Pasalnya, sapi di peternakan Supardiono yang bernama Sontrot dipilih untuk dijadikan hewan kurban Idul Adha 2026 oleh Presiden Prabowo.
Pemilik Ubi Jaya Farm itu, menceritakan bahwa sapinya 'Sontrot' memiliki bobot sekitar 1,50 ton. Sontrot dibeli dengan harga Rp110 juta.
Namun, sebelum dibeli oleh Presiden Prabowo, rupanya pemilihan hewan kurban menggunakan proses seleksi.
"Kebetulan saya ada teman dari dinas di Bantul, terus mau diajukan (untuk seleksi kurban dan dibeli Presiden Prabowo). Ya monggo, silakan," ceritanya, saat dijumpai di tempat usahanya, Rabu (13/5/2026), dilansir TribunJogja.com.
Dalam hal ini, Supardiono sempat mengajukan tiga ekor sapi jenis Limousin, Moncong, dan Simmental.
Hasilnya, sapi jenis Simmental atau diberi nama Sontrot dinyatakan lolos seleksi.
Senang dan Bangga
Supardiono pun mengaku senang, sapi berusia tiga tahun miliknya itu bisa terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI.
Rencananya, Sontrot disembelih untuk kurban di Kota Yogyakarta.
"Peternak seperti kita kan merasa bangga saat hasil ternaknya dipakai oleh orang nomor satu di Indonesia. Bangga banget," ungkapnya.
Lebih lanjut, Supardiono mengaku sudah mengelola usaha peternakannya yang diberi nama Ubi Jaya Farm sejak tahun 2022.
Menurutnya, Sontrot menjadi sapi pertama yang dibeli oleh Presiden Prabowo.
Supardiono menceritakan, nama Sontrot diambil mengingat ia merupakan penjual ubi atau telo di pasar.
Sementara itu, sontrot menjadi isi atau akar serabut yang terletak di tengah-tengah ubi. Sehingga, ia memakai nama Sontrot yang disematkan di sapi miliknya.
5. Sapi Kurban 1,1 Ton dari Lombok Barat
Dikutip dari Tribun Lombok, Presiden juga membeli sapi dari Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, untuk dikurbankan pada raya Idul Adha 1447 H.
Sapi tersebut, berbobot 1,1 ton milik peternak asal Menang, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, yakni Atang.
Adapun sapi yang dibeli Presiden berjenis simental cross. Hewan itu, diberi nama Rengganis, berasal dari akronim dari Ireng Gagah dan Manis.
Sapi yang dibeli Rp 136 juta itu, memiliki ciri bulu berwarna hitam dan putih pada bagian kepala.
Rengganis ditempatkan di kandang khusus, bersama dua sapi lainnya.
Sapi tersebut, rencananya diambil H-1 Idul Adha.
Sebagai informasi, tahun ini, Presiden Prabowo memberikan bantuan 11 sapi kurban untuk NTB, setiap kabupaten/kota mendapatkan satu ekor ditambah satu untuk provinsi.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunSolo.com/Mardon Widiyanto, Anang Maruf Bagus Yuniar, TribunJogja.com/Neti Istimewa Rukmana, TribunLombok.com/Robby Firmansyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hewan-kurban-dibeli-Prabowo-Subianto-23232.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.