Sabtu, 16 Mei 2026

Idul Adha 2026

Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Kurban Agar Sah dan Bernilai Ibadah Sempurna

Salah satu syarat penting dalam ibadah kurban adalah pelaksanaan yang mengikuti ketentuan waktu yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. 

Tayang:
Surya/Habibur Rohman
SAPI MADURA - Warga mulai banyak memilih aneka ternak untuk kurban dan langsung ditandai usai transaksi di "Bazar Ternak Kurban" di Jl Dr Ir H Soekarno (MERR) kawasan Rungkut Asri Timur Surabaya, Senin (11/5/2026). Salah satu syarat penting dalam ibadah kurban adalah pelaksanaan yang mengikuti ketentuan waktu yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.  SURYA/HABIBUR ROHMAN 

Ringkasan Berita:
  • Waktu penyembelihan kurban ditetapkan secara syariat, yaitu dimulai setelah salat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah hingga hari tasyrik 13 Dzulhijjah agar ibadah dinyatakan sah.
  • Setiap muslim yang berkurban wajib memahami ketentuan waktu, karena penyembelihan di luar rentang yang ditentukan dapat membuat kurban tidak bernilai ibadah.
  • Waktu terbaik berkurban adalah pada pagi hingga siang hari setelah salat Id, karena lebih utama, lebih tertib, dan memudahkan distribusi daging kepada yang berhak.

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah kurban merupakan salah satu syariat dalam Islam yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah dan berlanjut pada hari-hari tasyrik, yaitu 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. 

Ibadah ini bukan sekadar aktivitas menyembelih hewan, tetapi bentuk nyata ketaatan, pengorbanan, dan pendekatan diri seorang hamba kepada Allah SWT. 

Di dalamnya terdapat pesan spiritual yang sangat kuat, yaitu kesiapan manusia untuk menyerahkan sesuatu yang dicintai demi menjalankan perintah Allah.

Secara istilah, kurban adalah ibadah dengan cara menyembelih hewan ternak tertentu pada waktu yang telah ditentukan, dengan niat semata-mata karena Allah SWT. 

Ibadah ini dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu secara finansial, dan hukumnya menurut mayoritas ulama adalah sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan bagi yang memiliki kelapangan rezeki.

Hewan yang dapat dijadikan kurban juga telah ditentukan syariat. 

Kambing atau domba diperuntukkan untuk satu orang, sedangkan sapi dan unta dapat untuk tujuh orang peserta. 

Namun tidak semua hewan bisa digunakan, karena harus memenuhi syarat tertentu seperti cukup umur, sehat, tidak cacat, tidak pincang, tidak sakit, dan tidak mengalami kekurangan fisik yang mengurangi kualitas hewan tersebut.

Selain itu, syarat penting lainnya adalah niat yang ikhlas karena Allah SWT serta pelaksanaan yang mengikuti ketentuan waktu yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. 

Sebab dalam ibadah kurban, waktu bukan hanya aspek teknis, tetapi menjadi bagian dari sah atau tidaknya ibadah itu sendiri.

Waktu Dimulainya Penyembelihan Kurban

Baca juga: Dalil tentang Kurban dalam Al-Quran, Lengkap dengan Artinya

Salah satu ketentuan paling penting dalam ibadah kurban adalah waktu dimulainya penyembelihan.

Islam menetapkan aturan yang sangat tegas bahwa kurban tidak sah jika dilakukan sebelum waktu yang ditentukan.

Rasulullah SAW dengan jelas menyampaikan bahwa siapa pun yang menyembelih sebelum salat Idul Adha, maka sembelihannya tidak dianggap sebagai kurban, melainkan hanya daging biasa. 

Hadis ini menjadi dasar utama bahwa pelaksanaan kurban harus mengikuti urutan waktu yang benar.

Para ulama kemudian menjelaskan lebih rinci bahwa waktu penyembelihan dimulai setelah matahari terbit pada Hari Raya Idul Adha dan setelah pelaksanaan salat Id selesai. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved