Minggu, 17 Mei 2026

Prabowo Terima Surat dari Pelajar MI Sidoarjo: Ingin Bertemu Presiden dengan Ikut Upacara 17 Agustus

Presiden Prabowo Subianto menerima surat dari Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5D Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur. 

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
HO/IST
SURAT DARI PELAJAR - Presiden Prabowo Subianto menerima surat dari Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5D Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur. Surat itu diterima Prabowo di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).  Foto Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5D Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur, menulis surat untuk Presiden Prabowo Subianto.
  • Marfen menyampaikan rasa terima kasihnya atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini ia nikmati di sekolah.
  • Marfen menyisipkan satu permohonan sederhana yang mencerminkan impian banyak anak seusianya: ingin melihat langsung sang Presiden, bukan hanya lewat layar televisi.
 


TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Presiden Prabowo Subianto menerima surat dari Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5D Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur. 

Surat itu diterima Prabowo di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).  

Marfen menulis surat dengan tulisan tangannya melalui bahasa polos, sederhana layaknya anak-anak seusianya.

Baca juga: Benarkah Kata Prabowo Orang di Desa Tak Pakai Dolar? Padahal 90 Persen Kedelai Indonesia Masih Impor

Di awal suratnya, Marfen menyampaikan rasa terima kasihnya atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini ia nikmati di sekolah.

Di Nganjuk, Presiden meresmikan Museum Ibu Marsinah, monumen penghormatan atas perjuangan aktivis buruh Pahlawan Nasional Marsinah, sekaligus meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

"Terima kasih Bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya, karena makanannya bergizi," tulis Marfen dalam suratnya.

Di pengujung surat, Marfen menyisipkan satu permohonan sederhana yang mencerminkan impian banyak anak seusianya: ingin melihat langsung sang Presiden, bukan hanya lewat layar televisi.

"Saya ingin bertemu dengan Bapak Presiden dengan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV," tulisnya.

Surat itu ditutup dengan doa yang tulus. 

"Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu," demikian Marfen mengakhiri suratnya.

Program Makan Bergizi Gratis yang digulirkan pemerintahan Prabowo menyasar siswa dari jenjang PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah lima tahun (balita) di seluruh Indonesia. 

Bagi Marfen dan jutaan anak lainnya, program ini bukan sekadar menu makan siang, melainkan perhatian nyata negara yang terasa hingga ke bangku sekolah.

Masyarakat Diminta Tenang

Sementara itu saat meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang di tengah gejolak ekonomi global. 

Prabowo menegaskan, saat negara lain memutar otak untuk bertahan di tengah ancaman krisis global, Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di level 5,61 persen pada kuartal I-2026. 

"Percaya ekonomi kita kuat. Fundamental ekonomi kita kuat. Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya pada kekuatan kita. Percaya pada rakyat kita,” tegas Prabowo.

Pernyataan Prabowo disampaikan di tengah tekanan ekonomi global akibat konflik geopolitik dan gejolak harga energi dunia.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah yang meningkat pada awal tahun. 

Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,52 persen dan menjadi kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sementara itu, pengeluaran konsumsi pemerintah melonjak hingga 21,81 persen pada kuartal I 2026. 

Belanja negara yang dipercepat sejak awal tahun disebut menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved