OTT KPK di Ponorogo
KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Citra Margaretha, Ponselnya Disita
Penyidik KPK menggeledah kediaman pengusaha Citra Margaretha di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang bukti elektronik.
Ringkasan Berita:
- KPK menggeledah kediaman seorang pengusaha bernama Citra Margaretha di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang bukti.
- Penggeledahan ini terkait pengembangan penyidikan atas dugaan TPPU serta rentetan kasus korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko.
- Citra mengonfirmasi bahwa penyidik menyita telepon genggam miliknya guna kepentingan kelancaran penyidikan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman seorang pengusaha bernama Citra Margaretha di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang bukti elektronik.
Penggeledahan ini terkait pengembangan penyidikan atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta rentetan kasus korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Baca juga: Sempat Diterpa Isu Meninggal, Sugiri Sancoko Tiba di PN Tipikor Surabaya Sidang Perdana
"Penggeledahan dari pengembangan penyidikan perkara Ponorogo. Dalam giat geledah ini, penyidik mengamankan barang bukti elektronik (BBE)," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Tindakan penggeledahan itu dilangsungkan di rumah Citra Margaretha yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Kabupaten Pacitan, Senin (18/5/2026).
Pemeriksaan oleh tim penyidik memakan waktu sekitar dua setengah jam, di mana tim KPK baru terpantau keluar dari kediaman tersebut pada pukul 19.00 WIB.
Pernyataan KPK terkait penyitaan barang bukti elektronik selaras dengan pengakuan Citra Margaretha.
Usai rumahnya digeledah, Citra mengonfirmasi bahwa penyidik menyita telepon genggam miliknya guna kepentingan kelancaran penyidikan.
"Yang dibawa hanya HP saya," terang Citra.
Keterlibatan Citra dalam pusaran kasus ini bermula dari hubungan finansialnya dengan sang bupati nonaktif.
Citra mengaku pernah memberikan pinjaman dana kepada Sugiri Sancoko yang ditujukan sebagai modal dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
"Pinjaman itu untuk modal saat Pilkada. Saya memang pernah membantu memberikan pinjaman," ungkap Citra di kediamannya.
Meski enggan merinci secara spesifik total nominal pinjaman yang ia berikan kepada Sugiri, Citra menyebutkan bahwa utang tersebut telah diangsur dengan total pembayaran mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
"Kalau totalnya saya belum bisa menyampaikan, yang jelas baru dibayar Rp 1 miliar dan Rp 100 juta," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Mantan-Bupati-Ponorogo-Sugiri-Sancoko_1.jpg)