OTT KPK di Ponorogo
KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Citra Margaretha, Ponselnya Disita
Penyidik KPK menggeledah kediaman pengusaha Citra Margaretha di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang bukti elektronik.
Dalam proses penggeledahan, penyidik turut mencecar Citra mengenai asal-usul uang yang digunakan Sugiri Sancoko untuk melunasi pinjaman tersebut.
Namun, Citra bersikeras bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui dari mana sumber dana itu berasal.
"Tadi ditanya, tahu atau tidak asal-usul uang untuk membayar itu. Saya jawab tidak tahu," ujarnya.
Atas temuan dan penggeledahan ini, Citra dijadwalkan akan menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik KPK untuk mendalami aliran dana TPPU tersebut.
"Saya diminta hadir tanggal 25 Mei di BPKP Jawa Timur," kata Citra, merujuk pada pemanggilan resmi di kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo.
Korupsi di Kabupaten Ponorogo
Adapun penyidikan TPPU ini merupakan tindak lanjut dari skandal korupsi besar yang melanda Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Sebelumnya, KPK telah mendakwa Sugiri Sancoko atas serangkaian tindak pidana korupsi bersama dengan mantan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, serta Direktur RSUD dr. Harjono S., Yunus Mahatma.
Sugiri didakwa menerima suap sebesar Rp 900 juta dari Yunus Mahatma, dengan bantuan Agus Pramono, demi mengamankan dan memperpanjang posisi Yunus sebagai direktur rumah sakit pelat merah tersebut pasca-Pilkada 2024.
Modus pemerasan ini berdalih bahwa bupati sedang membutuhkan dana besar untuk menutup utang sisa kampanye.
Tak hanya perkara jual beli jabatan, Sugiri juga didakwa menerima commitment fee senilai Rp 950 juta dari Direktur CV Cipto Makmur Jaya terkait pengaturan pemenangan proyek Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap Paviliun RSUD.
Selain itu, KPK mengungkap penerimaan gratifikasi bernilai fantastis mencapai Rp 5,57 miliar yang mengalir dari berbagai pihak ke kantong pribadi Sugiri sejak tahun 2021 hingga November 2025.
Aliran dana haram yang tidak pernah dilaporkan ini diduga kuat turut diputar untuk membiayai operasional kampanye politiknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kolase-Mantan-Bupati-Ponorogo-Sugiri-Sancoko_1.jpg)