Harley Davidson Jadi Barang Rampasan Paling Laris di BPA Fair Kejagung, Diburu 349 Penawar
Harley Davidson Road Glide menjadi aset barang rampasan hasil tindak pidana yang paling laris dalam lelang Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026.
Ringkasan Berita:
- Harley Davidson milik terpidana kasus Tindak Pidana Pencucian Uang judi online Kominfo, Rajo Emirsyah terjual Rp 901.445.700
- Harley Davidson Road Glide menjadi primadona dalam lelang aset rampasan negara tahun ini
- Total barang rampasan yang berhasil dilelang dalam BPA Fair 2026 berjumlah 300 unit mulai dari mobil, tas mewah, hingga motor gede
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sepeda motor gede (moge) merk Harley Davidson Road Glide menjadi aset barang rampasan hasil tindak pidana yang paling laris dalam lelang Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026.
Banyaknya peminat membuat kenaikan harga lelang juga tinggi selama kegiatan berlangsung.
Salah satunya yakni Harley Davidson milik terpidana kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) judi online Kominfo, Rajo Emirsyah dengan peminat 349 peserta.
Adapun nilai limit sepeda motor itu yakni Rp 87.445.700.
Namun, harga lelangnya menembus Rp 901.445.700 atau ada kenaikan sekitar 930,86 persen.
Kepala Badan Pemulihan Aset Kuntadi mengatakan Harley Davidson Road Glide menjadi primadona dalam lelang aset rampasan negara tahun ini.
Baca juga: Datang ke BPA Fair, Influencer Jejouw Tertarik Beli Mobil Mewah Sitaan Suami Sandra Dewi
“Aset terjual dengan peminat terbanyak kembali lagi Harley Davidson Road Glide sebanyak 349 bidder,” kata Kuntadi saat menutup BPA Fair di Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).
“Adapun aset terjual dengan persentase kenaikan harga tertinggi yaitu sepeda motor Harley Davidson Road Glide sebesar 930,86 persen,” sambungnya.
Selain kendaraan, BPA Fair tahun ini juga menghadirkan sejumlah inovasi dalam objek lelang.
Kuntadi menyebut pihaknya mulai memperkenalkan karya seni hingga instrumen musik sebagai aset bernilai investasi.
Baca juga: Minyak Mentah Muatan Kapal Tangker Iran Laku Terjual Rp 900 Miliar di BPA Fair
“Salah satu inovasi yang kami hadirkan dalam penyelenggaraan BPA Fair kali ini adalah memperkenalkan dimensi baru dalam ekosistem lelang, yaitu mengangkat karya pelukis berbakat serta memperkenalkan instrumen musik sebagai objek lelang yang bernilai tinggi, sebagai sebuah karya seni, bukan sekadar sebuah alat musik,” ujarnya.
Menurut dia, seni dan musik tak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga potensi ekonomi jangka panjang.
“Kami meyakini bahwa seni dan musik bukan sekadar hiburan melainkan aset budaya yang memiliki nilai ekonomi dan investasi jangka panjang,” tutur Kuntadi.
Tembus Hampir Rp 1 Triliun
Total barang rampasan yang berhasil dilelang dalam BPA Fair 2026 berjumlah 300 unit mulai dari mobil, tas mewah, hingga motor gede.
"Total aset yang kami lelang pada kegiatan ini adalah 308 unit. Total aset yang terjual 300 unit. Artinya hanya 8 unit yang tidak terjual," kata Kuntadi.
Ia mengatakan kegiatan ini juga cukup menarik minat masyarakat yang ingin memiliki sejumlah barang mewah dengan hasil lelang tersebut.
Ia merinci jumlah pengunjung yang datang tercatat sebanyak lebih dari 1.900 orang dengan jumlah peserta lelang berjumlah 1.700 orang.
Dari ratusan barang mewah yang berhasil dilelang, total aset yang bisa dipulihkan mencapai hampir Rp 1 triliun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Harley-Davidson-milik-terpidana-Indra-Kenz.jpg)