Kamis, 21 Mei 2026

Empat PTN Ikut Program Magang Mahasiswa di Kawasan Industri Weda Bay, Ini Jurusan yang Disasar

IWIP buka akses bagi mahasiswa untuk merasakan praktik kerja dan bangun fondasi kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan industri

Tayang:
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
MAHASISWA MAGANG KERJA - Empat perguruan tinggi negeri berpartisipasi di program magang mahasiswa di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Program ini untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi dan pengalaman relevan agar siap memasuki dunia kerja khususnya di sektor industri. 

Ringkasan Berita:
  • Empat perguruan tinggi negeri berpartisipasi di program magang mahasiswa di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
  • Program ini untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi dan pengalaman relevan agar siap memasuki dunia kerja khususnya di sektor industri.
  • Jurusan yang disasar, Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Bahasa dan Budaya Tiongkok, Teknologi Informasi, serta Mekatronika.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menggandeng sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk program magang di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Program ini untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi dan pengalaman relevan agar siap memasuki dunia kerja khususnya di sektor industri.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyelenggaraan Program Magang Mahasiswa telah diteken IWIP dengan perwakilan Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Negeri Jember (Polije).

General Manager Human Resources Development (HRD) IWIP, Roslina Sangaji mengatakan, kerjasama ini akan makin memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi negeri di Indonesia dengan mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kesempatan magang di Kawasan Industri IWIP.

Melalui program ini, IWIP membuka akses bagi mahasiswa untuk merasakan praktik kerja dan membangun fondasi kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan sektor industri.

Baca juga: Magang Bakti BCA 2026 untuk Lulusan SMA/SMK dan D1-S1 Dibuka, Beri Uang Saku Tiap Bulan

"Ini adalah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi,” ujar Roslina dikutip Kamis, 21 Mei 2026.

Dia menjelaskan, pengalaman langsung di lingkungan industri menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami standar kerja, budaya keselamatan, serta operasional di sektor industri.

“Kami berharap para peserta program magang ini tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga membangun karakter kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi,” lanjutnya.

Program Magang Industri di IWIP ini akan berlangsung selama tiga bulan dan memprioritaskan mahasiswa dari berbagai jurusan, antara lain Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Bahasa dan Budaya Tiongkok, Teknologi Informasi, serta Mekatronika.

Dalam pelaksanaannya, peserta magang akan mendapatkan dukungan dari perusahaan, termasuk pendampingan mentor, fasilitas transportasi, akomodasi, konsumsi alat pelindung diri (APD), jaminan asuransi, uang saku, serta sertifikat magang.

Selain menjadi program magang, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi IWIP dalam membangun alur seleksi dan pengembangan talenta potensial secara berkelanjutan.

Menurut Roslina, program ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi, membina, serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja dari lulusan terbaik perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman langsung di lingkungan industri.

Dengan pendekatan tersebut, IWIP berharap tidak hanya memperoleh kandidat yang siap kerja, tetapi juga mampu mempercepat proses adaptasi serta pengisian posisi strategis, baik pada level teknis maupun manajerial, seiring dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dalam waktu dekat, program magang ini dijadwalkan mulai pada Juni 2026, dengan proses rekrutmen yang akan segera dibuka dalam waktu dekat. Roslina berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam mencetak tenaga profesional Indonesia yang mampu mengisi berbagai posisi strategis di industri, termasuk bidang teknik dan manajerial.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved