Sabtu, 23 Mei 2026

Idul Adha 2026

6 Keutamaan Kurban dalam Islam Menurut Al-Qur’an dan Hadis

Simak keutamaan berkurban yang tercantum dalam ayat Al-Qur'an dan hadis, salah satunya sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tayang:
Tribunnews.com
HEWAN KURBAN - Kondisi domba kurban di kandang Merbabu Indah Farm, Dusun Weru, Kelurahan Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Simak keutamaan berkurban yang tercantum dalam ayat Al-Qur'an dan hadis, salah satunya sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
Ringkasan Berita:
  • Ibadah kurban merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).
  • Berkurban sejatinya adalah media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
  • Kurban juga mengandung banyak hikmah dan keutamaan bagi kehidupan spiritual maupun sosial. 

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah kurban merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha.

Berkurban hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan bagi muslim yang mampu.

Hewan yang dikurbankan dapat berupa unta, sapi, kambing atau domba.

Waktu penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).

Berkurban sejatinya adalah media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Ibadah ini merupakan bentuk kepatuhan dan ketaatan makhluk kepada sang pencipta.

Tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga mengandung banyak hikmah dan keutamaan bagi kehidupan spiritual maupun sosial. 

Dalam Al-Qur’an dan hadis, ibadah ini disebut sebagai amalan yang penuh nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. 

Selain mendekatkan diri kepada Allah, daging kurban juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Karena itu, memahami keutamaan kurban dapat menambah semangat umat Muslim dalam menjalankan ibadah tersebut. 

Mengutip laman Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, berikut enam keutamaan kurban dalam Islam menurut Al-Qur’an dan hadis.

Baca juga: Hukum Memasak Daging Kurban untuk Panitia, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Menurut Syariat

6 Keutamaan Kurban

1. Amalan yang paling dicintai Allah SWT di Hari Raya Idul Adha

Banyak hadis yang menjelaskan bahwa menyembelih kurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada hari nahr (Idul Adha). 

Hal ini seperti yang ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari nahar (idul adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (hewan kurban), Sesungguhnya ia datang pada hari kiamat dengan tanduk, kulit dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu telah sampai kepada Allah SWT sebelum darah itu tumpah ke tanah, maka hendaknya kalian senang karenanya.” (HR At-Tirmidzi).

2. Media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT

Barang siapa berkurban karena takwa kepada Allah, maka Allah akan menerima kurban tersebut menjadi amalan baik di sisi-Nya. 

Hal ini sebagaimana bunyi Q.S. Al-Maidah ayat 27.

“Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa.” (Q.S. Al-Maidah: 27).

3. Media untuk meraih ketaqwaan

Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan.

“Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (Q.S. Al-Hajj: 37).

4. Media untuk menambah amal kebaikan

Salah satu keutamaan berkurban yang lain adalah menambah amal kebaikan untuk bekal kehidupan di akhirat. 

Dalam keutamaannya, Allah akan memberikan pahala yang berlipat-lipat bagi setiap umat Muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berkuban.

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.”, Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”, Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan ibn Majah).

Baca juga: Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Idul Adha, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya

5. Hewan kurban sebagai saksi di hari kiamat

Rasulullah telah bersabda dalam sambungan hadis yang diriwayatkan Aisyah: 

“Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim).

Menurut Tirmidzi hadis tersebut hasan, sedangkan Hakim berpendapat bahwa isnadnya shahih. 

Sebagian ulama mengatakan isnadnya lemah. 
Namun karena hadis tersebut mengandung ajaran tentang keutamaan kurban, hadis tersebut tidak tercela.

6. Dimensi sosial dan kemanusiaan

Ibadah kurban tidak hanya bermanfaat untuk orang yang berqurban (Mudhohi) tapi secara tidak langsung juga bisa membantu fakir miskin dari kelaparan. 

Islam telah mengatur bagaimana menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial, salah satunya dengan berkurban. 

Daging yang dibagikan dapat menghubungkan rasa kasih sayang dan kepedulian antara fakir miskin dengan mudhohi. 

Dengan berkurban juga kita dapat merasakan kenikmatan rezeki dan berkah yang senantiasa diberikan Allah kepada setiap hambanya.

Syarat Hewan Kurban

Mengutip Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), berikut ini tiga syarat utama hewan kurban:

  1. Hewan ternak, yaitu unta, sapi, kambing atau domba.
  2. Hewan kurban harus mencapai usia minimal yang telah ditentukan oleh syariat. Berikut ketentuannya:
    • Unta minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6.
    • Sapi minimal berusia 3 tahun dan telah masuk tahun ke -3.
    • Domba berusia 1 tahun atau minimal 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba yang berusia 1 tahun.
    • Kambing minimal usianya 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2.
  3. Hewan kurban harus sehat, tidak cacat, dan tidak berpenyakit.

Jadi, usia minimal kambing untuk kurban adalah satu tahun dan telah masuk tahun ke-2. 

Baca juga: Apakah Hewan Kurban Harus Jantan? Simak Pendapat Ulama

Syarat Orang yang Berkurban

Adapun syarat-syarat seseorang dapat melaksanakan ibadah kurban yakni sebagai berikut:

1. Beragama Islam

Orang yang akan berkurban harus Muslim yang meyakini dan mengikuti ajaran Islam.

2. Berakal sehat, baligh dan merdeka

Seseorang yang berkurban harus telah mencapai usia baligh atau dewasa, memiliki akal yang sehat, serta mampu memahami makna dan tujuan ibadah kurban

Selain itu, syarat Muslim yang berkurban juga bukan seorang budak atau hamba sahaya.

3. Dalam keadaan mampu

Seseorang harus memiliki kekayaan yang mencukupi untuk melaksanakan kurban

Kriteria kecukupan ini dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi sosial dan ekonomi mamsyarakat setempat.

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved