Idul Adha 2026
Menyimpan Daging Kurban Tidak Boleh Sembarangan, Ini Tips dan Caranya Agar Awet dan Tak Mudah Basi
Daging kurban adalah daging segar yang baru saja melewati proses penyembelihan saat Idul Kurban, ini cara dan tips simpannya agar awet dan tak basi.
TRIBUNNEWS.COM - Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, umat muslim sudah mulai bersiap menyambut momen penyembelihan hewan kurban.
Pada perayaan ini, daging kurban biasanya dibagikan kepada masyarakat dalam jumlah cukup banyak.
Pembagian daging kurban ini biasanya juga dilakukan berdasarkan syariat Islam.
Perlu diketahui bahwa menyimpan daging kurban ini tidak bisa sembarangan.
Penyimpanan daging kurban harus dilakukan dengan cara dan teknik yang tepat.
Hal ini dilakukan agar daging bisa tetap segar dan tidak cepat basi.
Baca juga: Daging Kurban Dam Jemaah Haji Indonesia akan Didistribusikan untuk Palestina
Tips dan Cara Simpan Daging Kurban agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Basi:
Dikutip dari laman resmi baznas.go.id dan dinkes.boyolali.go.id, berikut Tribunnews rangkum tata cara dan tips menyimpan daging kurban yang baik dan benar.
1. Jangan Langsung Mencuci Daging
Banyak orang terbiasa langsung mencuci daging setelah menerima pembagian kurban.
Padahal, daging yang dicuci sebelum disimpan justru lebih cepat rusak.
Air yang menempel pada permukaan daging dapat memicu pertumbuhan bakteri sehingga daging lebih mudah basi.
Sebaiknya simpan daging dalam kondisi kering dan cuci hanya ketika akan dimasak.
2. Potong Daging Sesuai Kebutuhan
Sebelum dimasukkan ke kulkas atau freezer, potong daging menjadi beberapa bagian sesuai porsi memasak.
Cara ini memudahkan saat mengambil stok daging tanpa perlu mencairkan seluruh bagian.
Selain lebih praktis, kualitas daging juga tetap terjaga.
3. Gunakan Wadah atau Plastik Kedap Udara
Simpan daging menggunakan wadah tertutup rapat atau plastik khusus makanan agar tidak terkontaminasi udara luar maupun bau makanan lain di kulkas.
Beri label tanggal penyimpanan supaya lebih mudah mengetahui berapa lama daging telah disimpan.
Baca juga: Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Idul Adha, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya
4. Simpan di Chiller atau Freezer
Jika daging akan dimasak dalam waktu dekat, simpan di chiller dengan suhu sekitar 0–4 derajat Celsius.
Daging biasanya dapat bertahan hingga beberapa hari.
Namun, jika ingin disimpan lebih lama, sebaiknya masukkan ke freezer.
Daging beku dapat bertahan hingga beberapa bulan selama suhu tetap stabil.
5. Hindari Membekukan Ulang Daging
Daging yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan kembali karena dapat menurunkan kualitas dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Ambil daging secukupnya sesuai kebutuhan memasak agar tidak ada sisa yang harus dibekukan ulang.
Baca juga: Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha, Ini Keutamaannya Menurut Hadis
6. Cairkan Daging dengan Cara Aman
Saat akan digunakan, cairkan daging secara perlahan di dalam kulkas bagian bawah atau menggunakan air dingin mengalir.
Hindari mencairkan daging terlalu lama di suhu ruang karena dapat membuat bakteri berkembang lebih cepat.
7. Pisahkan Daging Mentah dan Makanan Matang
Pastikan daging mentah disimpan terpisah dari makanan siap santap untuk mencegah kontaminasi silang.
Gunakan wadah berbeda agar kebersihan makanan tetap terjaga.
Dengan menerapkan cara penyimpanan yang benar, daging kurban dapat bertahan lebih lama, tetap segar, dan siap diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga saat Hari Raya Idul Adha.
Cara Mudah Hilangkan Bau Amis dan Prengus dari Daging Kurban
- Gunakan Jeruk Nipis
Daging tidak boleh dicuci sebelum dimasak, dan teknik yang tepat untuk mengurangi bau amis serta prengus adalah dengan menggunakan jeruk nipis.
Jeruk nipis diyakini dapat membunuh bakteri pada daging kurban, sehingga bisa mengurangi bau amis dan prengusnya.
Caranya sangat mudah, peras jeruk nipis, kemudian balurkan pada daging, lalu diamkan sekitar setengah jam sebelum dimasak.
- Lumuri Garam
Selain menggunakan jeruk nipis, Anda bisa menggunakan garam untuk hilangkan bau amis dan prengus dari daging kurban.
Garam juga memiliki zat yang berfungsi menghilangkan bau amis pada daging.
Tata caranya sederhana, Anda hanya cukup membubuhi atau melumuri daging dengan garam, kemudian diamkan sekitar satu jam sebelum diolah.
- Rebus Daging Bersama Rempah-rempah
Bau prengus dan amis juga bisa dihilangkan dengan menambahkan rempah-rempah.
Rempah seperti jahe, serai, kemangi hingga rempah-rempah lainnya yang direbus bersama daging akan sangat membantu hilangkan bau amis.
Sesaat setelah direbus bersama rempah, daging bisa didiamkan terlebih dahulu selama setengah jam, baru mlai dimasak atau diolah sesuai dengan selera atau keinginan Anda.
- Masak Daging dengan Nanas atau Timun
Nanas selain bisa untuk mengempukkan daging, juga bisa membantu menghilangkan aroma amis dan prengus yang kuat dari daging kurban.
Selain nanas, timun juga bisa digunakan untuk hilangkan bau prengus dan amis daging kurban.
Caranya mudah, hanya dengan mencampur daging dengan parutan nanas atau timun dan diamkan selama beberapa saat sebelum memasaknya.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/panitia-bersiap-membagikan-daging-kurban-idul-adha-1441-h-aceh_20200801_185916.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.