Mubes V Kosgoro 1957 Digelar Juni, La Ode Safiul Akbar Ramaikan Persaingan Bursa Ketum
Mubes V Kosgoro 1957 memanas. Nama Dave Laksono hingga La Ode Safiul Akbar mulai ramai dibicarakan jadi calon ketum.
Dalam sejumlah kesempatan, La Ode disebut membawa visi transformasi Kosgoro 1957 menuju organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital dan penguatan kader muda. Ia ingin menjadikan Kosgoro sebagai penghubung antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat akar rumput.
Salah satu gagasan yang kerap disampaikan ialah mendorong digitalisasi koperasi dan membangun ekosistem bisnis kader muda melalui inkubator usaha berbasis organisasi.
Dalam dokumen tersebut, La Ode juga menegaskan bahwa kader Kosgoro harus hadir sebagai “problem solver” masyarakat, bukan sekadar mesin politik saat momentum pemilu.
Selain La Ode, perhatian kader juga mengarah pada petahana Dave Laksono yang masih memiliki pengaruh kuat di internal organisasi. Nama Bendahara Umum Sari Yuliati pun ikut disebut-sebut sebagai figur potensial dalam konfigurasi kepemimpinan baru Kosgoro 1957.
Persiapan Mubes
Di tengah munculnya sejumlah nama kandidat, panitia memastikan Mubes V Kosgoro 1957 tetap disiapkan sebagai forum demokratis dan konsolidatif bagi seluruh kader organisasi.
Ketua Penyelenggara Mubes V Kosgoro 1957, Pahlevi Pangerang, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan agar agenda lima tahunan tersebut berjalan lancar dan transparan.
“Rapat pleno ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan organisasi, sekaligus menegaskan komitmen kita untuk menyelenggarakan Mubes secara demokratis dan transparan,” kata Pahlevi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Kepastian pelaksanaan Mubes V sendiri diputuskan dalam rapat pleno organisasi pada 28 April 2026 lalu.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi, di antaranya Ketua Umum Kosgoro 1957 Dave Laksono, Sekretaris Jenderal M Sabil Rahman, Bendahara Umum Sari Yuliati, serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam forum itu turut diumumkan susunan kepanitiaan Mubes V dengan Natalis sebagai Ketua Steering Committee dan Benny Tambunan sebagai Ketua Organizing Committee.
Menurut Pahlevi, pembentukan struktur kepanitiaan menjadi langkah penting agar seluruh tahapan Mubes berjalan profesional, terstruktur dan sesuai mekanisme organisasi.
“Kita ingin Mubes ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat soliditas dan menentukan arah organisasi yang lebih progresif,” ujarnya.
Mubes V Kosgoro 1957 dipandang sebagai momentum konsolidasi besar sekaligus penentuan arah strategis organisasi ke depan, termasuk regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi yang menjadi salah satu pilar lahirnya Golkar tersebut.
Sebagai informasi, Kosgoro 1957 berdiri pada 10 November 1957 dan merupakan salah satu Kelompok Induk Organisasi (KINO) bersama SOKSI dan MKGR yang melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Oktober 1964.
Pada 1970, organisasi-organisasi tersebut sepakat menggunakan satu nama dan tanda gambar Golongan Karya (Golkar) untuk mengikuti pemilihan umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/La-Ode-Safiul-Akbar-meramaikan-bursa-ketua-umum-Kosgoro-1957-jelang-Mubes-V-2026.jpg)