Kamis, 28 Mei 2026

Kepala BMKG Ungkap Prabowo Minta Modifikasi Cuaca Digencarkan untuk Hadapi El Nino saat Kemarau

Operasi modifikasi cuaca dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia untuk menjaga ketersediaan air di waduk, embung, hingga daerah tangkapan air

Tayang:
Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
MODIFIKASI CUACA - Kepala BMKG Teuku Faisal Fatani, saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026). Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) di berbagai wilayah Indonesia, untuk mengantisipa El Nino yang diperkirakan terjadi bersamaan dengan musim kemarau tahun 2026 ini. 

Ia melanjutkan, investasi operasi modifikasi cuaca jauh lebih kecil dibandingkan manfaat ekonomi yang dihasilkan, terutama untuk menjaga operasional PLTA dan ketahanan air.

Bukan hanya untuk menghadapi musim kemarau, ia mengungkapkan, BMKG sebelumnya juga menggunakan operasi modifikasi cuaca saat musim hujan untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk ketika periode arus mudik berlangsung.

BMKG mencatat wilayah yang paling terdampak El Nino umumnya berada di bawah garis khatulistiwa, seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara wilayah Sumatera bagian utara dan Kalimantan utara diperkirakan tidak terdampak signifikan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved