Minggu, 31 Mei 2026

Idul Adha 2026

Istiqlal Terima Kurban dari Nonmuslim, Menag: Jangan Ada yang Krisis Protein Saat Iduladha

Tak hanya dari umat Islam, Istiqlal juga menerima sumbangan dari kelompok nonmuslim hingga Gereja Katedral.

Tayang:
Editor: Erik S
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
Wawancara Menteri Agama, Nasaruddin Umar usai Salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/05/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Masjid Istiqlal menerima hewan kurban dari Muslim, nonmuslim, hingga Gereja Katedral setiap Iduladha berlangsung rutin.
  • Menag Nasaruddin Umar menyebut kurban membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein hewani selama Iduladha berlangsung nasional.
  • Daging kurban didistribusikan melalui masjid, pesantren, panti asuhan, serta majelis taklim binaan Istiqlal kepada masyarakat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masjid Istiqlal punya mekanisme tersendiri dalam hal menerima hewan kurban di momen Iduladha.

Tak hanya dari umat Islam, Istiqlal juga menerima sumbangan dari kelompok nonmuslim hingga Gereja Katedral.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan ihwal langkah itu sebagai upaya Istiqlal memfasilitasinya agar tidak ada orang-orang yang seperti kata dia, krisis protein.

"Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang di seluruh pelosok tanah air juga mampu membebaskan diri daripada kekurangan protein pada hari ini, dua tiga hari ini," kata Nasaruddin 

"Dalam hadis nabi itu tidak boleh ada orang kelaparan pada hari raya Idulfitri dan juga diharapkan tidak ada orang yang krisis protein hewani pada saat idul kurban," tambah dia.

Nasaruddin menjelaskan, Masjid Istiqlal menerapkan tiga skema dalam penyaluran hewan kurban

Skema pertama yakni hewan yang memang diniatkan sebagai kurban wajib.

"Ada scheme pertama itu adalah hewan kurban memang ditujukan dimaksudkan sebagai hewan untuk berkurban wajib bagi setiap orang," ujarnya.

Skema kedua ialah dam dari jemaah yang berada di Arab Saudi namun menitipkan penyembelihan hewan ke Indonesia.

"Dam itu saudara-saudara kita di Arab Saudi menitipkan hewan dam-nya ke Indonesia, mungkin juga di antaranya ada di Istiqlal. Siapa tahu di sana itu tidak sempat menemukan kambing, tidak sempat melakukan atau membeli dam di Tanah Suci Makkah," katanya.

Baca juga: Tak Hanya Prabowo dan Gibran, Megawati hingga Katedral Juga Sumbang Hewan Kurban ke Istiqlal

Sementara skema ketiga berupa bantuan sosial dalam bentuk protein hewani kepada masyarakat selama periode Iduladha.

"Kita juga tidak menutup kemungkinan adanya bantuan sosial karena memang masyarakat kita antara tanggal 1 sampai tanggal 13 Zulhijah ini, itu memang bantuan dalam bentuk protein," jelas Nasaruddin.

Ia mengatakan bantuan pada momentum Idulfitri dan Iduladha memiliki bentuk berbeda. 

Jika Idulfitri identik dengan bantuan karbohidrat melalui zakat fitrah, maka Iduladha lebih menitikberatkan pada bantuan protein hewani.

Menurut Nasaruddin, tambahan hewan di luar kewajiban kurban juga bisa diniatkan sebagai sedekah sosial.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved