Sabtu, 30 Mei 2026

Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis dan Portugis, Susah Mana Menurut Riset?

Instruksi untuk mempelajari bahasa Prancis dan Portugis oleh Prabowo ini pun memunculkan pertanyaan terkait tingkat kesulitannya

Tayang:
Penulis: Bobby W
Kolase Tribunnews.com
PRABOWO BRASIL PRANCIS - Presiden Prabowo Subianto saat menemui Presiden Prancis Emanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis, (28/5/2026).(kiri) dan saat Menemui Presiden Brasil Istana Kepresidenan Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Palacio do Planalto pada Rabu (9/7/2025) (kanan) (Kolase Sekretariat Presiden dan Tribunnews.com/Igman Ibrahim) 

Meski begitu, temuan yang dihasilkan mampu memberikan gambaran jelas mengenai tantangan fonologis atau struktur bunyi dari kedua bahasa Eropa tersebut.

Bahasa Prancis dan Portugis Sama-sama Kompleks

Secara spesifik, anak-anak dengan kemampuan dwibahasa Prancis dan Portugis ternyata menunjukkan pola pemrosesan bahasa yang sama sekali berbeda dibandingkan anak-anak yang hanya menuturkan satu bahasa. 

Saat menelaah bahasa Prancis, penelitian ini membuktikan adanya sistem vokal dan bunyi nasal atau sengau yang sangat kompleks.

Tantangan dalam bahasa Prancis ini semakin bertambah dengan aturan pelafalan yang kerap tidak konsisten, seperti banyaknya huruf mati di akhir kata hingga keharusan menyambungkan bunyi antar kata (liaison).

Kondisi yang berbeda justru ditemukan pada bahasa Portugis.

Karakteristik bahasa Portugis, terutama pada varian Brasil dan Eropa, cenderung memiliki ritme bahasa yang lebih terbuka.

Selain itu, bahasa ini juga memiliki kedekatan fonetik yang erat dengan bahasa-bahasa Roman lainnya, sehingga menghadirkan pengalaman pemrosesan linguistik yang berbeda bagi anak-anak dibandingkan saat mempelajari bahasa Prancis.

Mana yang Lebih Sulit untuk Orang Indonesia?

Baca juga: Komisi X DPR Bakal Minta Penjelasan Kemendikdasmen soal Wacana Bahasa Prancis bagi Pelajar

Jika dianalisis lebih lanjut melalui kacamata linguistik komparatif bagi penutur non-pribumi, khususnya bagi penutur bahasa Indonesia, tingkat kesulitan antara kedua bahasa ini memperlihatkan perbandingan yang menarik.

Bahasa Prancis pada umumnya dianggap jauh lebih menantang untuk dipelajari oleh pemula.

Salah satu kendala utamanya terletak pada perbedaan yang sangat mencolok antara ejaan tulisan dan cara pelafalannya.

Apa yang tertulis sering kali tidak berbanding lurus dengan cara membacanya akibat banyaknya keberadaan silent letters atau huruf-huruf yang sengaja tidak dibunyikan.

Tingkat kesulitannya pun bertambah saat memasuki ranah tata bahasa yang kompleks, mengingat bahasa Prancis menerapkan penggolongan gender pada setiap kata benda serta memiliki sistem konjugasi kata kerja yang sangat beragam.

Terlebih lagi, pelajar harus berhadapan dengan bunyi-bunyi spesifik seperti bunyi nasal dan aturan liaison yang memaksa lidah orang Indonesia untuk melakukan penyesuaian artikulasi yang tidak pernah ditemui dalam bahasa ibu mereka.

Berbanding terbalik dengan Prancis, bahasa Portugis justru dinilai relatif lebih ramah dan mudah diucapkan oleh anak-anak Indonesia.

Hal ini dikarenakan ejaan bahasa Portugis jauh lebih fonetik, sehingga cara membaca sebuah kata cenderung lebih konsisten dan selaras dengan teks yang tertulis.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved