Selasa, 2 Juni 2026

Kadispenad: Kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan Bukan Ambil Alih Peran Institusi Sipil

Setidaknya ada lima dampak yang bisa dirasakan masyarakat dengan kehadiran Yon TP di berbagai wilayah di Indonesia saat ini.

Tayang:
Penulis: Gita Irawan
Tribunnews.com/Gita Irawan
Batalyon Teritorial Pembangunan - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat bertemu dengan awak media di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (29/6/2026). Donny berbicara terkait dengan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). 

Ringkasan Berita:
  • Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) bukan untuk mengambil alih peran insititusi sipil.
  • Yon TP merupakan penguatan fungsi pembinaan teritorial Angkatan Darat (AD) dalam mendukung ketahanan wilayah, percepatan pembangunan daerah prioritas, serta penanganan kondisi darurat dan kebencanaan. 
  • Setidaknya ada lima dampak yang bisa dirasakan masyarakat dengan kehadiran Yon TP di berbagai wilayah di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) bukan untuk mengambil alih peran insititusi sipil.

Dia menjelaskan Yon TP merupakan penguatan fungsi pembinaan teritorial Angkatan Darat (AD) dalam mendukung ketahanan wilayah, percepatan pembangunan daerah prioritas, serta penanganan kondisi darurat dan kebencanaan.

Baca juga: DPR Soroti Pelibatan TNI untuk Berantas Begal, Harus Terbatas dan Terukur

"Kehadirannya bersifat membantu dan mendukung pembangunan nasional, bukan mengambil alih peran institusi sipil," ujarnya saat bertemu dengan awak media di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (29/5/2026).

"Keberadaan satuan TNI bukan hanya menghadirkan unsur keamanan, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan di wilayah," lanjut dia.

Dia menerangkan setidaknya ada lima dampak yang bisa dirasakan masyarakat dengan kehadiran Yon TP di berbagai wilayah di Indonesia saat ini.

Pertama, ujar dia, dampak ekonomi. 

Satuan TNI di daerah, kata dia, bukan menjadi beban ekonomi, justru menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Kedua, lanjut dia, dampak kesehatan. 

Kehadiran TNI, ungkap dia, akan dirasakan manfaat kemanusiaan oleh rakyat, termasuk dalam sektor kesehatan.

"Dengan adanya Batalyon Teritorial Pembangunan di daerah terpencil, maka di situlah ibu dan anak bisa tertolong, dan penyakit-penyakit yang lainnya mungkin yang bisa disembuhkan," ujar dia.

"Tentunya apabila mungkin penyakit kronis bisa dievakuasi dengan cepat, ya dengan berkoordinasi, karena tentunya apabila ada satuan TNI di situ, alat komunikasi dan sebagainya itu pasti akan lancar, saya yakinkan itu," imbuhnya.

Baca juga: Kadispenad: Keterlibatan TNI AD Bantu Tangani Begal Tidak untuk Ambil Alih Fungsi Penegakan Hukum

Ketiga, dampak pembangunan daerah. 

Ia kembali menegaskan bahwa TNI tidak mengambil ruang sipil, tetapi membantu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah yang sulit dijangkau. 

Keempat, kata dia, dampak keamanan. 

Dia mengatakan stabilitas keamanan adalah persyaratan utama pembangunan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved