Kunjungan Presiden Ke Luar Negeri
Jawab Kritik Dino, Teddy Beberkan 7 Hasil Diplomasi Prabowo: BRICS hingga Tarif 0 Persen
Jawab kritik Dino Patti Djalal, Teddy memaparkan tujuh capaian diplomasi Prabowo, dari BRICS hingga tarif 0 persen.
"Tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu," kata Teddy.
3. Investasi Rp2.430 Triliun
Teddy menyebut aktivitas diplomasi ekonomi turut berkontribusi terhadap realisasi investasi sebesar Rp2.430 triliun berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Ia juga mencontohkan kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan yang disebut menghasilkan komitmen investasi baru senilai Rp575 triliun.
4. Penguatan Alutsista TNI
Di bidang pertahanan, Teddy mengatakan diplomasi yang dijalankan pemerintah membuka peluang kerja sama pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari sejumlah negara mitra, termasuk Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan beberapa negara Eropa lainnya.
5. Kerja Sama Haji dengan Arab Saudi
Teddy juga menyoroti hubungan Indonesia dan Arab Saudi yang disebut berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji.
Menurut dia, Indonesia memperoleh peluang memiliki kawasan khusus untuk mendukung pelayanan jemaah haji di Arab Saudi sebagai bagian dari kerja sama kedua negara.
Baca juga: DPR Setujui Keinginan Prabowo soal Pelajaran Bahasa Prancis: Tapi Masih Butuh Kajian dan Kesiapan
6. Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Di bidang kemanusiaan, Teddy menyebut Indonesia menyalurkan bantuan logistik ke Palestina, mengoperasikan kapal rumah sakit, serta menyediakan beasiswa pendidikan bagi anak-anak Palestina.
Menurut dia, sekitar 100 anak Palestina saat ini menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
7. Pembebasan WNI yang Diamankan Israel
Teddy juga menyebut pembebasan seorang WNI yang sempat diamankan otoritas Israel di wilayah laut bebas sebagai salah satu hasil diplomasi pemerintah.
Menurut dia, proses tersebut dilakukan melalui koordinasi Kementerian Luar Negeri atas arahan Presiden Prabowo hingga WNI tersebut dapat dipulangkan ke Indonesia dalam beberapa hari.
Menutup penjelasannya, Teddy menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun, ia meminta capaian yang disebut sebagai hasil diplomasi Indonesia juga menjadi bagian dari pertimbangan dalam menilai aktivitas luar negeri Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ktt-brics-20250807.jpg)